Petani Rawa Pitu Tulangbawang Minta Revitalisasi Tanggul Penangkis Sepanjang 4 Ribu Meter

Bagikan Berita

Rawa Pitu (HS), Ratusan petani sawah di Kampung Bumi Sari, Rawa Ragil dan Gedung Jara, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulangbawang minta Kementrian Pertanian melakukan revitalisasi tanggul mpenangkis sepanjang 4000 meter, Rabu (16/10/2019).

Beberapa petani di tiga kampung itu menuturkan, saluran air yang dibuat pemerintah belasan tahun lalu kini kondisinya mengalami pendangkalan. Disepanjang 4000 meter tanggul penangkis sudah mengalami pendangkalan dan ditumbuhi rumput liar.

Akibatnya air dari sungai Way Pidada kesulitan untuk masuk melalui saluran itu. Petani sendiri kesulitan memasukan air kedalam lahan sawah.

Menurut beberapa petani lainya dangkalnya saluran air tersier itu, tidak mungkin dilakukan pengerukan pakai tenaga manusia. Pengerukan saluran itu harus dilakukan oleh alat berat.

Sukur Anwar Ketua Gapoktan Rawa Ragil, Ari Gapoktan Gedung Jaya dan Slamet Bumi Sari membenarkan adanya keluhan para petani, saluran air yang dibuat pemerintah itu sangat vital, karna satu-satunya saluran air yang dapat memasukan air sungai kedalam lahan sawah.

“Kami minta kementrian pertanian dapat merevitalisasi saluran itu dan memperbaiki beberapa pitu air,” kata para gapoktan.

Menurutnya saluran tanggul penangkis itu melewati Kampung Bumi Sari, Rawa Ragil dan Gedung Jaya.

Saluran itu berpungsi memasukan air dari sungai Way Pidada, namun sayang keberadaannya diterlantarkan, selain mengalami pendangkalan juga ditumbuhi rumput liar. (gun)

https://www.hariansumatera.com