Penyuplai Bahan Bedah Rumah di Lampura Lebih dari Satu Toko?

Bagikan
  • 64
  •  
  •  
  •  
  •  

KOTABUMI (HS) – Toko penyuplai bahan bangunan proyek bedah rumah BSPS tahun 2018/2019 di Kabupaten Lampung Utara, diduga tidak hanya satu. Sepertinya Dinas terkait melibatkan banyak penyuplai.

Hal tersebut jelas bertentangan dengan peraturan menteri PUPR no. 39 tahun 2015 tentang petunjuk pelaksanaan program BSPS yang menjelaskan jika dalam proses proyek tersebut hanya dilibatkan 1 toko.

Suplier atau penyedia Barang dan jasa bagi pelaksanaan pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), di Lampung Utara, diketahui memenuhi kebutuhan sesuai dengan jumlah yang diminta penerima BSPS.

Salah satu toko penyuplai adalah TB Putra Jaya. Pemilik Toko TB. Putra Jaya, Aldo, mengatakan selain pemesanan melalui toko miliknya, bahan lain juga dipesan melalui toko lainnya. Meski begitu, dia tidak gamblang menyebutkan secara detail toko-toko mana saja yang dilibatkan sebagai suplier.

Kata Aldo, yang ditemui di Toko Bangunan (TB) Putra Jaya, di Madesu daerah setempat, penyaluran bahan material dilakukan setelah mendapat permintaan penerima melalui ketua kelompok di Desa atau Kelurahan.

“Misalnya ada warga (Penerima), melalui Ketua kelompoknya meminta ke kita, itu ada tahap pertama dan kedua.” jelas Aldo, jumat (18/1/2019) siang.

Dikatakannya juga, sebagai penyedia barang dan jasa pihaknya menyalurkan bahan material seperti paku, semen dan besi. Sedangkan untuk bata, kayu, pasir yang harus disediakan akan dicarikan suplayer melalui pihaknya. Tentunya semua sesuai dengan dana yang akan diterima yakni 15 juta rupiah.

“Iya kalau saya (tokonya) paku dan semen saya turun langsung (menyediakan), saya dari tahun kemarin. Tapi toko bukan saya aja, ada banyak yang saya tau itu 15 juta (anggaran), setau saya hitungannya klop 15 juta, ga mungkin lebih dari 15jt.” Terang Aldo.

Dari jumlah itu, kata Aldo pihaknya menjual semen dengan harga Rp.61rb, paku Rp.11rb, besi 8 Rp.55rb, sedangkan untuk kayu, bata, pasir, semua ke toko miliknya dan kemudian dikirim ke penerima.

“Saya tagih yang saya kirim aja. Barang yang saya kirim sama semua, sama yang saya jual di umum, kalau memang mereka mintanya baci ya saya kirim juga, semua sesuai permintaan. Tapi mereka mintanya cash semua.” ujar dia.

Toko miliknya diketahui mensuplai di wilayah Kotabumi kota yakni kelurahan Sribasuki mencapai 30 sampai 40 rumah, Kelurahan Rejosari sekitar 30 rumah, untuk penyaluran dana program itu pihaknya menerima melalui rekening toko. “Intinya disini saya, ada yang mau beli ya saya jual.” Tutupnya. (Efri)

One thought on “Penyuplai Bahan Bedah Rumah di Lampura Lebih dari Satu Toko?

  • Senin 8 Juni 2020 pada 14:33
    Permalink

    Tolong pak saya sudah mengajukan tetapi gk pernah dapat yg dapat selalu org yg berduit. Mohon bantuan ny pak jangankan bedah rumah bantuan yg lain pun saya gk pernah dapat mohon sekali di bantu .

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com