Pemuda dan Mahasiswa Deklarasi Sobat Mustafa di Lampung Utara

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kotabumi (HS) – Deklarasi Sobat Musthafa, Kabupaten Lampung Utara, solusi mencari jawaban warga Provinsi Lampung, agar bisa terlepas dari kemiskinan, Tercatat Provinsi Lampung sebagai daerah termiskin di pulau Sumatera urutan 4, Karenanya pemuda dan mahasiswa Lampung Utara, sepakat  mencari sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan menjadikan Lampung lebih baik dan lebih maju lagi, tetapi mampu menjadi tauladan yang baik bagi masyarakat.
Berangkat dari sebuah keprihatinan dengan kondisi Lampung saat ini, di mana tidak hanya mengalami krisis ketauladanan tetapi juga krisis kepemimpinan, para pemuda dan mahasiswa Lampung Utara, bersatu untuk mencari Sosok Pemimpin yang berangkat dari keluarga yang biasa saja bahkan mungkin tertindas. Sehingga kondisi masa lalunya itu menjadi sebuah catatan besar dalam pola pikirnya untuk bersama-sama membebaskan diri dari keterpurukan dan ketertindasan. “Dari pantauan dan pembahasan kami, ternyata sosok tersebut ada pada diri kakak Mustafa yang saat ini menjabat sebagai bupati Lampung Tengah (Lamteng),” tegas Wily Amora, sekretaris jendral presidium Sobat Mustafa Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sesaat setelah usai prosesi deklarasi Sobat Mustafa, disekretariat Sobat Mustafa,Senin, (3/4/17).
Deklarasi dihadiri sejumlah tokoh seperti  Jonis Idris (mantan ketua DPD Partai Nasdem Lampura), Imam Suhada (Mantan ketua komisi 1 DPRD Lampura), Yose (Sobat Mustafa Waykanan) Guntur Laksana (ketua komisi I DPRD Lampura), Abadi (tokoh masyarakat Bukit Kemuning), Baqi Indra cane (tokoh masyarakat Abung Barat)  dan H. Aslam Salim mantan anggota DPRD Lampura. Deklarasi Sobat Mustafa itu ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Sekjen Presidium Sobat Mustafa Lampura Wily Amora yang merupakan mantan ketum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampura.
Willy yang didampingi Rio Kesuma Atmaja mantan ketum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), menjelaskan Mustafa sejak ia menjabat sebagai wakil bupati Lamteng, dikenal sebagai sosok yang merakyat dan sangat peduli dengan rakyat. Kedekatannya itu tidak hanya sebatas kedekatan personal, tetapi juga diwujudkannya dengan sejumlah program yang pro rakyat. Itu terus dilanjutkan ketika Mustofa kemudian terpilih dan menjabat sebagai bupati Lamteng. “Inilah yang  menjadi landasan mengapa kami pemuda dan mahasiswa sepakat untuk mendukung beliau maju sebagai calon gubernur Lampung periode mendatang,” terangnya.
Ditambahkan, sebagai wujud dukungan tersebut Sobat Mustafa telah sepakat untuk dukungan masyarakat yang dibuktikan dengan  Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2 juta KTP. “Jika di Jakarta teman Ahok 1 juta KTP, kita di Lampung siap untuk mengumpulkan 2 juta KTP. Khusus Kabupaten Lampura, kita siap untuk mengumpulkan 100 ribu KTP,”tegasnya. (efry)
/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com