Pemkab Tanggamus Melalui Bappelitbang Menerima Kunjungan Balitbang Provinsi Lampung

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus melalui Bappelitbang menerima kunjungan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung beserta Tim, dalam rangka Pelaporan Indkes Inovasi Daerah (IID) dan Sosialisasi Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), Selasa (9/02/2021).

Tim Litbang Provinsi disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Tanggamus, Dewi Handajani, didampingi Kepala Bappelitbang Kabupaten Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, di ruang kerja Kepala Bappelitbang.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan akan terus mendorong Peningkatan Kinerja Pemerintah Daerah untuk melakukan kreativitas dan inovasi, baik Inovasi Tata Kelola Pemerintahan maupun Pelayanan Publik demi kesejahteraan masyarakatnya.

Kepala Badan Litbang Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis, dalam kunjungan nya menyampaikan, pada pelaporan IID Tahun 2020, Pemerintah Provinsi Lampung melaporkan 319 (tiga ratus sembilan belas) kegiatan inovatif dengan meraih skor akhir sebesar 30.063 poin. Beberapa inovasi unggulan yang telah berjalan dan dipresentasikan Gubernur Lampung yaitu Sistem Informasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIP-Pakde), Lampung Mengajar, Sistem Aplikasi Pajak Air Permukaan dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (E-PAP dan E-PBBKB) dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Cerdik Jiwa. Kegiatan-kegiatan inovatif tersebut yang akhirnya mengantarkan Provinsi Lampung sebagai Daerah Terinovatif dalam Anugerah IGA tahun 2020.

Hendra Wijaya Mega, melaporkan Jumlah Inovasi Daerah yang di input oleh OPD Kabupaten Tanggamus adalah 176 inovasi, dengan nilai kematangan (berdasarkan aplikasi) adalah 15,982. Setelah di verifikasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Balitbang Kemendagri) Inovasi Daerah yang lolos verifikasi ada 79 inovasi, dengan nilai kematangan (aplikasi) = 7.107 dan termasuk daerah sangat inovatif (dituangkan dalam SK Mendagri nomor 100-4672 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2020).

Dalam akhir acara, Hamartoni Ahadis, menyampaikan Kegiatan sosialisasi Indeks Inovasi Daerah yang kita laksanakan pada hari ini selain membingkai pola pikir pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebijakan yang menjadi sebuah inovasi daerah, juga bertujuan agar perangkat daerah yang memahami secara jelas teknis pelaporan membidangi Indeks Inovasi Daerah, ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com