Pejabat Kemenkes Peringatkan Kasus Pembuangan Limbah Medis Jangan Diulang!

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Direktur Kesehatan Lingkungan, Kemenkes. RI dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO berharap kasus-kasus pembuangan limbah medis yang dibuang ilegal tidak terulang lagi.

Ia berharap ke depan RS, Puskesmas maupun Dinas Kesehatan dalam membuat MOU harus bersifat tripartit, hal tersebut disampaikannya pada acara Seminar Nasional yang diselenggarakan HAKLI Kota Bandar Lampung Sabtu (3/10/2020) dengan tema Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Fasiltas Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan Sabtu, 3 Oktober 2020 di Hotel Horison, Bandar Lampung.

Lebih lanjut dr. Imran Nurali dalam paparan materi yang disampaikannya via daring berharap agar Rumah Sakit, Puskesmas dalam mengeluarkan botol infus, derigen hemodialisa keluar dari rumah sakit atau fasyankes tidak dalam bentuk utuh.

“Harus dicacah, dilakukan desinfeksi walaupun telah dipihak ke tigakan” ujar dr. Imran. Hal ini ia ingatkan agar kejadian serupa pada kasus-kasus sebelumnya dapat dihindari.

dr. Imran Agus Nurali juga berharap Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup serta Pihak ketiga dapat senantiasa berkoordinasi sehingga Puskesmas maupun fasyankes lainnya dapat terlayani terkait pengelolaan limbah B.3 ini.

Sementara itu M. Yasin Ishak, SKM, M.Kes selaku Ketua HAKLI Kota Bandar Lampung berharap kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada anggota terhadap pengelolaan limbah B.3 baik dalam memahami prosedur pelaksanaan maupun mengindahkan peraturan per Undangan yang berlaku.

Acara yang dihadiri Ketua HAKLI Provinsi Lampung, Agus Setyo Widodo, SKM, MKM ini juga diisi materi lain berupa penjelasan dari Jasa Pengelola Limbah B3 PT. Tenang Jaya , Biotechnikal serta penjelasan Keanggotaan HAKLI dan Penyusunan SKP oleh Ketua Bidang Organsiasi dan Profesi,HAKLI Provinsi Lampung, M. Muqouwis. AT, SKM, M.Kes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com