Paslon SAM-NI Ikuti Debat Kandidat KPUD Tanggamus

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung – Diiringi  tim sukses dan pendukungnya, pasangan calon Nomor Urut 2 Samsul Hadi – Nuzul Irsan (SAM-NI) mengikuti Debat Publik Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tanggamus Periode 2018-2023 yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanggamus.

Debat Publik dengan moderator Juwendra Ardiansyah betempat di Gedung Serbaguna (GSG) Komplek Islamic Centre Kecamatan Kota Agung Pusat Kabupaten Tanggamus, Rabu 09/05/2018.

Dalam sekmen penyampaian Visi Misi, paslon Nomor Urut 2 H. Samsul Hadi – Nuzul Irsan (SAM-NI) mengatakan, bahwa Kabupaten yang Berjuluk Bumi Begawi Jejama telah diberikan anugerah potensi Sumber Daya Alam (SDA) melimpah yang masih perlu di optimalkan pemanfaatannya. Untuk itu, dengan slogan SEHATI yang mencangkup (Sejahtera, Ekonomis, Humanis, Agamis, Tertib dan Inonatif) akan bisa diwujudkan dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

“Untuk mewujudkan itu, kami akan mengoptimakan Potensi  Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Diantaranya akan memaksimalkan potensi Pariwisata dan  peningkatan keamanan,” Papar Samsul Hadi, di Amini Oleh Cawabup Nuzul Irsan.

Dalam sekmen penajaman visi misi, SAM-NI menyapaikan, prinsip yang paling optimal dalam meningkatkan SDM adalah dengan cara peningkatan pengawasan hukum. Dimana menurut dia (Samsul Hadi),  pengawasan hukum di Tanggamus saat ini masih lemah dan perlu ditingkatkan.

“Yang paling penting adalah Pemerintahan yang memiliki hukum. Dengan pengawasan hukum yang tepat, prinsipnya akan berjalan lancar. Untuk itulah, pengawasan perlu di tingkatkan, untuk menyelamatkan aset aset negara.

Dan Insya Allah hasilnya akan optimal dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat yang bisa mendapatkan keadilan, ini yang dinantikan, selama ini pengawasan pemerintah sendiri lemah, baik itu dari internal maupun dari Eksternal. Kebocoron banyak terjadi karna lemahnya pengawasan, kurangnya pembangunan karna lemahnya pengawasan,” papar Samsul.

Untuk memberantas kemiskinan yang saat ini masih terjadi di Tanggamus diakibatkan oleh rendahnya kwalitas SDM yang ada di Tanggamus. Untuk itu, Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk meningkatkan SDM, lanjut Samsul.

“Untuk meningkatkan SDM pada masyarakat, langkah yang akan kita lakukan adalah dengan program setiap rumah di Tanggamus harus memiliki mesin pencetak uang. Dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam yang ada dengan  peningkatan pemberdayaan Sumber Daya Alam.

Sementara itu, dalam rangka mengurangi pengangguran kita akan membuka lapangam kerja  dengan cara merangkul pihak Investor  dengan menjamin kemudahan dan keamanan investasi,” Pungkas Samsul. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com