Pahami Imbauan untuk Pencegahan Virus Corona Ini

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TAK perlu panik. Tak perlu pula dipusingkan istilah self distancingself isolation, self quarantine, atau bahkan lockdown. Karena, kalau mengikuti istilah, ada banyak lagi sebutan. 

Yang jelas, ini upaya kita bersama untuk mencegah penyebaran lebih luas wabah virus corona (Covid-19).

Self distancing adalah memastikan jarak aman kita dengan orang lain. Ada yang menyebut langkah ini sebagai social distancing ketika diberlakukan tak lagi di tataran orang per orang tetapi sudah sebagai langkah bersama.

Video berikut ini adalah penyederhanaan praktik “berjarak” dari sekitar. Dengan satu orang menarik diri ke jarak aman, dia berpeluang mencegah penularan lebih lanjut, karena “jalur” penularan terputus.

Sementara itu, self isolation kurang lebih sama artinya dengan self quarantine, yaitu membatasi diri sendiri untuk tak berinteraksi dengan orang lain.

Bedanya, istilah isolasi biasanya dipakai untuk mereka yang diyakini dapat terpapar alias berisiko terpapar virus, sementara karantina adalah untuk mereka yang diyakini telah terpapar meski belum memperlihatkan gejala sakit. 

Adapun lockdown merupakan upaya untuk membatasi interaksi satu komunitas dengan komunitas lain. Misal, interaksi warga daerah dengan banyak kasus positif infeksi corona dengan warga dari daerah lain.

Saat lockdown diterapkan—terutama dalam kaitannya dengan wabah—, arus keluar dan masuk kawasan dibatasi. Hanya kebutuhan darurat dan atau medis yang biasanya masih diizinkan dalam konteks ini.

Prinsipnya, istilah-istilah itu adalah cara untuk meminimalkan kontak yang terlalu dekat yang memungkinkan kita saling terpapar cipratan cairan sistem pernapasan orang lain. 

HALAMAN SELANJUTNYA…

Mengapa? Apa pula kaitannya dengan wabah virus corona?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com