Nah, Inspektorat Lampura Temukan Kejanggalan Dana Desa di Karang Mulya

Bagikan
  • 37
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Inspektorat Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, menilai beberapa titik pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Karang Mulya Kecamatan Muara Sungkai, banyak  kejanggalan dan secara kasat mata tak sesuai acuan.

Hal itu diketahui setelah pihak Inspektorat melalui Inspektur Pembantu (Irban II) turun ke lokasi guna melihat kebenaran adanya informasi mengenai pekerjaan tersebut.

Diuraikan Hairul Fadilla, Irban II Inspektorat Lampung Utara, Kamis (16/8/18), pihaknya sudah turun ke lokasi pekerjaan dan menegur keras pihak yang terkait. Setelah itu ditemukan banyak kejanggalan dengan kesimpulan bila pihak desa (Kepala Desa) harus membongkar atau memperbaiki beberapa titik pekerjaan yang ada.

Beberapa pekerjaan itu, antaranya pembuatan lapangan Bulu tangkis yang diketahui sudah retak. Dan yang lebih parah lagi pada pembangunan siring di desa tersebut.

“Setelah kita tahu informasi itu (berita) kita langsung turun ke lokasi. Saya yang bukan orang teknis saja bisa bilang kalau kerjaan itu gak bener makanya saya suruh (perintahkan) kepala desa untuk bongkar dan memperbaiki pekerjaan itu (rusak).” jelas Hairul Irban II, Inspektorat Lampura, Kamis (16/8/2018), yang diamini sekretaris Inspektorat Sinar Barkah.

Selanjutnya, masih kata Hairul, setelah peneguran itu lantas tidak dilepas begitu saja, pihaknya tetap melakukan pengawasan dan akan kembali mengecek pekerjaan tersebut. “Kita sudah tegur dan akan kita pantau terus. Setelah itu nanti kita kan turun lagi, bener di perbaiki atau tidaknya.” Pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan siring yang diduga dikerjakan tak sesuai standarisasi, di Desa Karang Mulya Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara, terlihat banyaknya tanah yang digunakan untuk menutup celah celah batu yang diduga disengaja untuk menutupi sebagai perekat.

Dari keterangan Pekerja, diantaranya hmengaku hanya sebagai upahan dan menerangkan kalau pekerjaan ini menggunakan Dana Desa, yang digunakan untuk membangun di dua dusun desa setempat.

“ini semuanya ada 1600 meter, disebar didua dusun, yang dilokasi ini 800 meter, ini dusun 1. Iya siring dengan dalam 50 centimeter, lebar atas 50 tinggi 40 centimeter.” Kata Pak Ejang, salah satu pekerja, dikonfirmasi dilokasi.

Sementara terpisah, Sukarli selaku Kepala Desa Karang Mulya, saat dikonfirmasi lebih detail, justru terkesan tidak memahami pekerjaan tersebut, baik itu dari jumlah anggaran dan volumenya.

“Panjangnya 1600 (meter) kalau ga salah. Nah saya juga lupa itu (anggaran). Kalau selesai itu belom, masih ada yang disusun 2,” pungkasnya.(ef).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com