Masyarakat Way Serdang Laporkan Pelanggaran Pemilu Khamami Ke Panwaslu

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Kesadaran masyarakat  Mesuji, terhadap pentingnya pemahaman hukum mulai terlihat dalam menyikapi sebuah peristiwa yang baru baru ini terjadi di desa Panca Warna kecamatan Way Serdang.

Atas dasar tersebut beberapa masyarakat Way Serdang di dampingi advokat, mendatangi panwaslu Kabupaten Mesuji dan melaporkan dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh khamami sebagai calon Bupati Mesuji Nomor urut 2.

Menurut Febri Fauzan salaku salah satu advokat yang mendampingi warga untuk melapor, beliau menegaskan bahwa kegiatan pelatihan linmas yang di laksanakan di Desa Way Serdang tersebut disenyalir ditunggangi kepantingan politik pasangan calon Bupati nomer urut 2.

“Dari hasil keterangan mereka(warga,Red) menyatakan bahwa ada pelatihan linmas, dan Khamami memberikan sambutan,dalam sambutanya khamami mengatakan bahwa gaji linmas yang saat ini Rp300.000,00 akan dinaikan menjadi Rp600.000,00 dan gaji RT Rp 450.000,00 akan dinaikan menjadi Rp500.000,00,” ungkap Febri Fauzan.

Disinggung tentang pelanggaran serta sangsinya Febri Fauzan mengatakan.”Bahwa UU No: 10 tahun 2015 pasal 73 ayat 2 mengatakan, bahwa pasangan calon yang terbukti melakukan pelanggaran, sebagaimana dimaksud dalam ayat satu diatas ( pasal 73 ayat 1) maka sangsinya adalah pembatalan pasangan calon tersebut,“. pungkasnya.

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com