Masyarakat Mesuji Dibingungkan Ganti Rugi Jalan Tol

Bagikan
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Rencana pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Palembang diyakini bisa selesai sesuai target tahun 2018. Namun proses ganti – rugi hingga saat ini masih belum jelas. Hal itu seperti di Kabupaten yang berjuluk Bumi Serasan Segawe.

Masyarakat Mesuji masih dibingungkan dengan proses ganti – rugi lahan,terkait rencana pembangunan Tol Trans Sumatera.

Rianto warga Kecamatan Simpang Pematang mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui bagaimana proses pembebasan lahan oleh kontraktor selaku pengembang Tol Trans Sumatera.

“Kami belum tahu mas, kabarnya untuk sementara lahan yang terkena pembangunan jalan tol hanya dilakukan sewa oleh kontraktor bukan ganti rugi,” keluh pria paruh baya kepada media ini.

Hal sama juga diungkapkan Agus warga Kecamatan Way Serdang.

Bahkan, menurutnya di Kecamatan Way Serdang, warga belum mengetahui bagaimana proses pelepasan lahan pertanian mereka.

“Ga tau mas kita belum pernah diajak musyawarah oleh kontraktor, kami tahu karena lahan kami sudah berdiri patok yang akan dilintasi jalan tol,” singkatnya.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Daerah Mesuji segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga masyarakat tidak dibingungkan terkait pelepasan lahan garapan.

“Kami minta Pemkab Mesuji dapat segera turun tangan agar persoalan pelepasan lahan garapan untuk pembagunan jalan tol tidak menimbukan masalah yang kemungkinan dapat merugikan masyarakat” pintanya.

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com