Lapas Kotabumi Gelar Kerjasama dengan 25 Instansi di Lampung Utara

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasam (PKS) dengan 25 stakeholder yang diselenggarakan di Kantor Lapas setempat. Kamis (25/3/21).

Proses penandatangani perjanjian tersebut dihadiri, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Diskominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan Dinas Koperasi UMKM dan Penindustrian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, BNN Kabupaten Waykanan, Kantor Kemenag, Puskesmas II Kotabumi, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Umko.

Selain itu, Penandatanganan perjanjian ini juga dilakukan oleh Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, SMAN I Kotabumi, SMAN 3 Kotabumi, SMAN 4 Kotabumi, MAN 1 Kotabumi, SMKN 1 Kotabumi, SMKN 1 Abung Selatan, Dewan Dakwah Islamiah Indonesia, Yayasan Mari Taqwa Kotabumi, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Mandiri Kotabumi, dan Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar, Lembaga Misi Pelayanan Penjara Indonesia Cabang Lampura serta Yayasan Al Husna Metro.

Kepala Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kotabumi Endang Lintang Hardiman

Kepala Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kotabumi, Endang Lintang Hardiman, Usai menandatangani PKS mengatakan tujuan pelaksanaan penandatangan perjanjian ini adalah untuk bersama-sama membina warga binaan.

“ Karena kita ketahui bersama bahwa Lembaga Pemasyarakatan tidak mungkin sendiri untuk melaksanakan tugasnya,” Kata Kalapas Endang Lintang Hardiman.

Oleh karena itu kita mengajak 25 stakeholder yang berkaitan dengan Lapas untuk bersama-sama bersinergi dalam rangka memperbaiki warga binaan, Sehingga nantinya jika warga binaan ini kembali kepada keluarga dan masyarakat memiliki skil kemandirian maupun ketaqwaan mereka sendiri.

“ Poin yang dapat dipetik dalam perjanjian ini adalah kita saling berbagi, saling mengisi terutama untuk pembinaan warga binaan kita ini untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Dikatakan Endang, Penandatangan perjanjian ini mengalami peningkatan dari jumlah stakeholder atau instansi yang ikut menandatangani dari tahun sebelumnya hanya 14 instansi. Dari peningkatan ini menunjukan adanya kepedulian dan partisipasi masyarakat, Partisifasi Pemda dan partisifasi stakeholder lainnya untuk ikut bergabung membina warga binaan.

“ Oleh karena itu Kami Welcome kepada masyarakat, melalui kegiatan ini pula kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Pemasyarakatan itu tidak seperti yang kita lihat dan kita dengar. Ayo kita sama-sama lihat dan ini sudah membuktikan kepada masyarakat bahwa Pemasyarakatan tidak seburuk yang mereka nilai,” imbuhnya.

Disamping itu juga dirinya juga menunjukan kepada warga binaan inilah kepadulian masyarakat luar terhadap mereka. Oleh sebab itu dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga binaan tidak boleh putus asa, tidak boleh prustasi.

“ Kepada warga binaan agar selalu tetap semangat, tawaqal dan ikhlas untuk menghadapi cobaan ini sehingga nantinya kembali menjadi manusia yang lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu ditempat yang sama Kepala Divisi Pemasyarakatan Lampung, Farid mengapresiasi atas kepadulian baik pemerintah daerah maupun masyarakat setempat yang ikut berempati dan mendukung program-program yang dicanangkan oleh Lapas.

Dikatakan Farid, bahwa pihaknya meminta kepada seluruh Lapas yang ada di Provinsi Lampung untuk melakukan hal yang sama dalam melakukan Penandatangan Kerjasama ini.

“ Di Lampung Utara 25 instansi itu cukup banyak dan lengkap dibandingkan dengan kabupaten lain,” ujar Farid.(ef/qin).

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com