Konsumen Menjerit Tagihan Listrik Membengkak

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Talangpadang, – Lagi-lagi, konsumen menjerit akibat tagihan listrik membengkak. Diduga, petugas baca meter main tembak, sehingga terjadi penumpukan Kwh, yang merugikan konsumen.

Hal ini dialami Rusmini, warga Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang, Lampung. Tagihan rekeningnya bulan ini (Mei-Juni) sebesar 376 ribu, dan bulan sebelumnya lebih dari 200 ribu.”

“Rekening tagihan listrik saya membengkak bulan ini, hingga 376 ribu. Tetangga yang lain juga sama, mas. Ada yang 200 ribu hingga 300 ribu.

“Saya bingung,kok,tagihan listriknya selalu membengkak. Padahal, pemakaian kwh saya paling besar 6 kwh/hari dan daya cuma 900 VA,” keluh Rusmini.

“Dan saya herannya lagi, struk tagihan rekening dari PLN hanya tertera nominalnya saja yaitu Rp 367.390.Tidak ada tercatat stand meter yang terpakai,” imbuhnya.

Kami minta pada petugas catat meter, agar mencatat setiap pemakaian konsumen. Jangan main tembak saja, sehingga terjadi penumpukan rekening. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com