Kondisi Nelayan di Hari Nelayan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Kondisi memprihatinkan para nelayan, tampak dari penampilan pemukiman para nelayan di sejumlah kampung nelayan di Kabupaten Mesuji, yang berwajah kumuh.

Menurut Yadi, mereka yang sudah sedikit berubah dan mampu membangun rumah layak huni, hanyalah kalangan juragan ikan, yang menampung hasil tangkapan ikan para nelayan tradisional. Masalahnya, kata Yudi, komunitas nelayan hingga kini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Ia membandingkan dengan petani sawah yang setiap tahun mendapat subsidi pupuk, bantuan benih serta berbagai fasilitas lainnya seperti `hand tractor` atau alat penyemprot hama serangga.

“Tidak mengherankan jika wajah perkampungan nelayan dan petani, ibarat bumi dan langit,” ungkapnya kepada Media ini, Rabu (04/04).

Iapun memaparkan, perkampungan petani dipenuhi dengan rumah-rumah berdinding tembok berlantai keramik. Sementara pemukiman nelayan dijajali dengan rumah-rumah berlantai papan, berdinding papan, bahkan ada yang berdinding anyaman bambu.
Lebih jauh ia menjelaskan, tengoklah nelayan yang mendiami wilayah-wilayah pesisir sungai di Kabupaten Mesuji. Untuk melaut, para nelayan di sana sangat tergantung dari ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik minyak tanah, solar atau premium.

Namun sampai sejauh ini, katanya, di beberapa wilayah pesisir pantai Kabupaten Mesuji yang belum lama di mekarkan oleh Kabupaten Tulang Bawang, pemerintah belum menyediakan fasilitas berupa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus untuk nelayan. Akibatnya, untuk mendapatkan BBM bersubsudi, para nelayan harus datang antri di SPBU dengan membawa jerigen.

Konsekuensinya, kata Yadi, tidak jarang mereka harus berurusan dengan aparat, karena dituding menimbun BBM. Hal ini karena ada aturan, mengisi BBM di SPBU menggunakan jerigen, tidak diperbolehkan. Namun itulah realita yang dialami nelayan di berbabagai wilayah pesisir sungai Say Bumi Serasan Segawe ini,” pungkasnya.

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com