KH Said Aqil Nyatakan Tudingan Amien Rais Salah Alamat

Bagikan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta (HS) – Tak hanya menyinggung aksi 212, Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj juga menyinggung ucapan politikus senior PAN Amien Rais yang menyebut 74% kepemilikan lahan di Indonesia dikuasai asing di pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Said mengatakan, tudingan Amien Rais ke Jokowi adalah salah alamat.

“Jokowi tidak pernah bagi-bagi tanah ke pengusaha apalagi asing. Yang bagi-bagi itu menteri kehutanan yang sebelumnya. Yang sebelumnya, dan sebelumnya, sebelumnya, sebelumnya,” kata Said ¬†saat menjadi keynote speaker di peluncuran dan diskusi buku “NU Penjaga NKRI” di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa, seperti dikutip dari detik.com.

“Jadi salah alamat ketika ada kritikan dari Pak Amien Rais itu. Salah alamat,” tambahnya, yang disambut tawa dari peserta yang hadir.

Soal Aksi 212, menurut Said, merupakan aksi yang memiliki kepentingan politik. Sebagai Ketua PBNU, ia enggan memihak kepentingan-kepentingan politik manapun.

“Saya sendirian, walaupun yang sependapat banyak. Hanya yang ndablek ikut ngomong cuma saya aja. Sudah lama NU selalu ndablek, atau tidak berkepentingan, berbicara apa adanya. Yang benar kita katakan benar, yang salah kita katakan salah,” tuturnya.

Said kemudian juga menyinggung ucapan Ketua Umum Gerindra Prabowo yang menyebut Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Said menekankan, Alquran menegaskan bahwa jika sebuah bangsa beriman dan bertaqwa tidak akan bubar.

“Yang bubar itu negara-negara yang ingkar pada Tuhan. Dan perilakunya jauh dari Tuhan. Alquran menjanjikan selama bangsa itu beriman dan bertaqwa tuhan akan menjaga negara itu. Jangan kan 2030, sampai kiamat baru bubar. Insyaallah,” pungkasnya. @

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com