Kementerian PPN/Bappenas Melaksanakan FGD Penyusunan Profil dan Analisis Daerah

Bagikan
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung ( HS ),- Kementerian PPN/Bappenas melalui Deputi Bidang Pengembangan Regional Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan melaksanakan FGD Penyusunan Profil dan Analisis Daerah ( PrADa ) yang dihadiri unsur Bappeda Provinsi, OPD Provinsi terkait, Bappeda kab/kota, Dinas Kesehatan, PUPR dan dinas Pendidikan.
FGD dibuka oleh Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat mewakili Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Rabu ( 5/12/2018 ).

Dalam Sambutan Gubernur Lampung mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Provinsi Lampung sebagai tempat FGD PrADa bersama sama Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Melalui FGD ini semua masukan dan saran peserta sangat dibutuhkan sebagai validasi data untuk penyempurnaan data yang sudah ada dalam penyusunan Profil Kewilayah dan penyusunan RKP 2020, papar Taufik Hidayat.

“Kami harapkan validasi data terbaru terkait Pendidikan, Kesehatan, Perkim, Perindustrian, Pariwisata, Ketahanan Pangan, Penanggulangan Kemiskinan dan Infrastruktur,” ujar Plt. Asisten Ekobang Taufik Hidayat.

Pentingnya Koordinasi semua tingkatam dan sinergitas antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota untuk validasi data, pungkas Taufik Hidayat.

Sambutan dan paparan Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan disampaikan oleh Kasubdit Analisis Sosial dan Ekonomi Regional Bp. Zulfakar, S.Kom, MM.

“Tujuan RPJMN 2020 s.d 2024 untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur,” ujar Zulfikar

“Tema Rancangan Tenokrayik RPJMD 2020 s.d 2024 Indonesia berpenghasilan Menengah – Tinggi yang Sejahtera, Adil dan Berkesinambungan,” ujarnya.

Dalam Paparannya disampaikan dasar hukumnya adalah PP no. 17 tahun Tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional,” Setelah PP No. 17/2017 melalui 4 pendekatan yaitu Pertama Money Follow Programme, keduaTematik, Holistik, Integratif, dan Spasial, ketiga Bilatetal, Multilateral, koordinasi K/L, Rakortek dan Musrenbang serta ke empat Pengendalian sampai Renja K/L,” papar Zulfikar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bappeda Provinsi Lampung yang telah mengundang kami dan sebagai masukan Pemkab Tanggamus yang sedang menyusun RPJMD 2018 s.d 2023 agar ada sinergitas dengan Rencana Teknokratik RPJMN 2020 s.d.2024,” ujar Kaban Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega.(Sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com