Kalapas Kotaangung Adakan Diskusi Dengan Insan Press

Bagikan
  • 13
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotaagung (HS),- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kotaagung  Kabupaten Tanggamus Sohibun Rahman A,  didampingi beberapa staf, berdiskusi dan bertatap muka dengan sejumlah Insan Press disebuah rumah makan Kotaagung Tanggamus, Rabu (3/10/2018).

Kalapas Sohibun Rahman yang baru minggu lalu mejabat Kalapas Kotaagung,  ingin perlahan-perlahan mengubah mindset khalayak terhadap sebuah lingkungan Lapas. Menerapkan jalinan keterbukaan dan kedekatan dengan para pewarta seperti yang  ia terapkan di Lapas Depok. Dirinya mengakui, bahwa lingkungan Lapas bukanlah dunia terpisah yang tidak bisa membaur dengan lingkungan sekitar.

“Paradigma itulah yang harus kita benahi secara perlahan pastinya. bahwa dibalik sebuah tembok Lapas atau penjara ada banyak sekali manusia yang sedang dalam pembinaan. Tak hanya dibina, warga binaan itu juga harus dipersiapkan untuk nantinya kembali menyatu dengan masyarakat luas,” ujar Sohibur Rachman.

Selama dipercaya Kemenkum-HAM Kanwil Lampung untuk menjabat sebagai Kalapas Kelas II B Kotaagung, Sohibur Rachman menjamin, sebisa mungkin “meruntuhkan” dinding tinggi yang selama ini menjadi barrier antara pewarta dengan internal lapas. Sebab diakui atau tidak, selama ini sangat dirasakan bahwa para pewarta sangat kesulitan untuk mendapatkan akses masuk ke lingkungan Lapas, dan fenomena itu terjadi secara masif.

“Selama saya menjabat ini, mohon dukungan  dari rekan-rekan jurnalis untuk merubah hal-hal yang kurang tepat itu. Saya sendiri sangat tidak ingin, bahwa Lapas atau penjara itu dilekatkan dengan persepsi negatif atau hal-hal yang menyeramkan saja. Perlu kawan-kawan ketahui, di balik tembok keliling lapas itu, ada banyak hal-hal yang belum tereksplor ke dunia luar, salah satunya barang-barang furniture rumah tangga karya original para warga binaan,  dan masih banyak lagi program pembinaan skill terhadap para narapidana,” ungkap Sohibur Rachman.

Sementara General Manager Surat Kabar Harian Radar Tanggamus Rudi Andriyanto yang turut hadir, sangat mengapresiasi gagasan Kalapas kelas II  Kotaagung, terlebih gagasan, program-program pembinaan, serta output (hasil) pembinaan itu, bisa terekspose dengan baik,  sehingga masyarakat diluar lingkungan Lapas, bisa melihat langsung kepiawaian para warga binaan.

“Mewakili kawan-kawan, kami sangat mendukung gagasan Kalapas Kotaagung. Selama ini, pemberitaan seputar Lapas hanya terbatas pada momen-momen tertentu, dan itu sangat minim. Namun dengan gagasan Pak Sohibur Rachman ini, semoga kendala yang selama ini terjadi bisa teratasi,” tandas Rudi Andriyanto. (Sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com