Pesawaran (HS) – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfotik ) Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa mengatakan, perlu percepatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju digitalisasi pelayanan publik kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Jayadi Yasa disela-sela kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna Pesawaran ke-62 di Musium Transmigrasi Provinsi Lampung, Desa Bagelen, kecamatan Gedong Tataan, kabupaten Pesawaran, Selasa (27/12/2022).
Zayadi Yasa mengungkapkan, Era digitalisasi saat ini menawarkan percepatan dan kemudahan, kalau kita masih bertahan dengan pola-pola yang lama maka kita pun akan tertinggal, bahkan ditinggalkan.
Terlebih dengan massifnya perkembangan media digital saat ini, bisa diprediksi Eksistensi surat kabar (koran red), yang kini sudah mulai sepi pembacanya, benar-benar akan tertinggal, bahkan ditinggalkan dalam kurun waktu dua atau tiga tahun mendatang.
Kita contohkan saja, Media Informasi dulu adalah Koran, tetapi kini Koran sudah mulai tertinggal, dikarenakan pembacanya kebanyakan Cenderung beralih ke Media Online. Dulu ada banyak sekali tumpukan kertas yang berisikan berita, namun sekarang semuanya ada di Handphone Android. Kedepan koran akan hilang, dan itu mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama, kemungkinan dalam 2 atau 3 tahun mendatang, ujar Jayadi Yasa.
Perkembangan era digitalisasi tidak bisa kita bendung atau dilawan, karena memang sudah masanya. Jadi saat ini, kita sedang berupaya bagaimana semua berbasis digital.
Saat ini pihaknya mulai menyiapkan SDM, agar kedepan semua kegiatan surat menyurat bisa dilakukan secara elektronik. Karena dengan digitalisasi, hal ini menjadi mudah dan cepat.
Saat ini surat kita berbentuk kertas, misalkan surat kita kirim kepada seseorang, belum tentu dia bisa langsung menerima karena bisa jadi saat surat tiba di alamat tujuan, orang yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat. Namun jika melalui digital bisa kita kirimkan langsung kepada yang bersangkutan melalui Android, dan bisa langsung tersampaikan dan dibaca yang bersangkutan. Simpel, cepat, mudah dan praktis.
Jayadi menambahkan, sudah menjalin komunikasi dan mendapat bimbingan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Segala hal terkait digitalisasi, kita sudah mendapatkan arahan dari BSSN.
Sebagai informasi, transformasi dari lembaga Sandi Negara yang didirikan sejak 4-April-1946 dan berubah nama pada Mei 2017, lembaga ini bertugas melaksanakan keamanan siber dan persandian secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan pengembangan serta mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber sandi, ujar Jayadi Yasa.



