Kades Cahyanegeri Lampura Akhirnya Beri Solusi Warga yang Tak Kebagian BLT

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Program bantuan sosial, apapun sebutannya, tentu tidak akan dapat memuaskan semua pihak. Hal ini terkait dengan terbatasnya kuota atau jumlah bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

Seperti disampaikan Kepala Desa Cahyanegeri, Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara, Beksu Mega, dalam hal penglokasian BLT-DD bagi warga rentan terdampak Covid-19, untuk termin I, kuota Desa Cahyanegeri yang mengalokasikan sejumlah 200 KPM, diperoleh dari usulan musyawarah dusun dengan dasar hasil validasi data PKH, BST Kemensos, BNPT, penerima Rastra, maupun bansos sejenis yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) pembagian BLT-DD.

“Pemerintah Desa Cahyanegeri pasti mengayomi masyarakat dan untuk realisasi BLT-DD telah dilalukan sesuai dengan prosedur,” kata Beksu Mega, kepada wartawan, Minggu, 31 Mei 2020, di kediamannya.

Terkait seorang warganya yang belum tercover saat pembagian BLT-DD pada termin I ini, Wawan Irawan, warga RT/Rw 002/002, desa setempat, yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai buruh kuli panggul kayu soumil, Kades Cahyanegeri menyampaikan hal itu hanya persoalan miskomunikasi semata.

“Sebab, yang bersangkutan itu (Wawan.red) masuk dalam satu kartu keluarga (KK). Dari lima beradik dalam keluarga itu, keempatnya telah diakomodir. Hal ini guna pemerataan untuk KPM lainnya,” terang Beksu Mega, yang diamini Sekdes Feri Sastra Jaya.

Meski demikian, Pemerintahan Desa Cahyanegeri tetap memberikan solusi kepada Wawan berupa pemberian bantuan sosial dalam bentuk sembako.

Disampaikan Beksu Mega lebih lanjut, dari hasil konsultasi dan koordinasi pihaknya bersama Kepala DPMD Lampura, Wahab, bahwsanya dalam aparatur dan perangkat desa dapat menamabah KPM BLT-DD pada termin II.

“Dari hasil konsultasi dan koordinaai tersebut, Pemdes Cahyanegri pada pembagian BLT-DD termin II akan menambah sebanyak 20 KPM sesuai dengan usulan melalui musyawarah dusun,” ujarnya.

Terpisah, Wawan Irawan membenarkan jika dirinya telah mendapatkan solusi dan akan menerima bantuan dalam bentuk bantuan sembako dari Pemdes Cahyanegeri dari Dinas Sosial.

“Yah, Pak. Saya sudah bertemu dengan kepala desa dan sudah didata ulang. Untuk saat ini, kami akan mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk sembako ataupun bentuk bantuan lainnya pada termin berikutnya,” kata Wawan, saat dikonfirmasi, Minggu, 31 Mei 2020, di kediamannya. (ef/di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com