Ka Rutan Kota Agung Tanggapi Keluhan Warga Sekitar Rutan

Bagikan Berita

Kota Agung. (HS) – Menanggapi keluhan dari warga sekitar Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II B Kota Agung Tanggamus, dengan ada nya bau busuk yang menyengat, akibat dari luapan udara yang keluar dari Tabung WC di dalam Rumah Tahanan tersebut.

Akhmad Sobirin Salleh Karutan Tanggamus Saat disambangi diruang kerjanya Membenarkan bahwa Bau busuk tersebut ber sumber dari Tabung WC dari warga Binaan Rutan Kota Agung.

“Ya Kemaren kita sudah lakukan pembersihan atau penyedotan dengan Kendaraan khusus pembersih tinja, dan kami pun lakukan pembersihan selalu rutin minimal dua bulan sekali, dan ini ada keterlambatan dalam pembersihan sehingga menimbulkan bau tak sedap” ungkapnya. Senin (2/8/2021).

Lanjutnya, Dengan berkaitan hal tersebut, kami pun telah berkordinasi dengan pihak pemkab Tanggamus khususnya Dinas Lingkungan Hidup, untuk menangani masalah ini. sehingga selama ini kita, untuk hal tersebut sering sewa dari pihak lain.

” Ya kami pun dari tahun lalu, telah mengajukan proposal kerja sama dalam bidang menangani masalah sedot WC, tapi sampai kini belum ada tindak lanjutnya”. Terangnya Sobirin didampingi salah satu staf jajaran nya.

Menyikapi hal tersebut, menurut Karutan dari pihak Dinas LH, khususnya Pemkab Tanggamus hingga saat ini belum ada perhatian terhadap Rutan kelas II B kotaagung.

“sampai saat ini belum ada sama sekali perhatian dari Pemkab Tanggamus, karena memang selama ini Pemda hanya fokus kepada permasalahan remisi saja. karenakan, setiap tahun acara lapas dan Rutan hanya upacara pemberian remisi saja.” Tuturnya

Menurut Sobirin, selain dari masalah diatas, Ia pun berharap agar adanya bantuan dari Pemkab Tanggamus berupa Kendaraan Tosa dan bak sampah untuk ditempatkan di depan Rutan, sehingga ketika buang sampah langsung di tempatnya.

“memiliki sebuah kendaraan Roda tiga pengangkut sampah sangat lah perlu sekali, pasalnya dari dalam Rutan setiap paginya baik sampah bekas makan maupun lainnya sekitar 3 karung besar setiap harinya. dan itupun terkadang ditumpuk dulu didepan kantor samping parkiran, itu kalau langsung diambil tidak menimbulkan bau, tetapi apa bila menginap dua atau tiga hari dan terkena air hujan sehingga mengeluarkan bau menyengat dan warga sekitaran pun kena dampaknya juga.” Tandasnya

Terpisah, Kemas Amin Yusfi Sekertaris dinas Lingkungan Hidup, Saat di konfirmasi Ia sampaikan Tentang kerjasama bidang penanganan kebersihan khususnya sedot wc pihaknya membuka selebar-lebarnya untuk dilakukan kerjasama Antara Dinas LH dengan Rutan kelas II B Kotaagung.

“Kami sangat menyambut baik bila diadakan kerjasama, namun terkait teknis lebih jelasnya nanti dijelaskan oleh Kabid Kebersihan (A.Rahman),” pungkasnya. (Riz).

https://www.hariansumatera.com