Jalinbar Tanggamus Bersih dari Atribut Kampanye

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Tanggamus pastikan sepanjang jalur hijau Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Tanggamus bebas dari atribut peraga kampanye mulai Rabu (21/02/2018).

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Tanggamus Dedi Fernando, alat peraga kampanye disepanjang jalur hijau Jalinbar yang ditertibkan berupa baliho, spanduk dan pamflet pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Diketahui sebelum masa tahapan penetapan paslon Pilkada serentak, tampak menjamur alat peraga kampanye paslon di sepanjang Jalinbar Tanggamus, mulai dari Kecamatan Pugung hingga Kecamatan Semaka yang dipasang oleh tim sukses paslon maupun Partai Politik (Parpol).

“Sebenarnya Panwas tidak ada kewajiban menurunkan atau menertibkan alat peraga kampanye tersebut, sebab berdasarlan aturan PKPU pihak paslon sendiri yang harus menertibkannya. Nah sebelum penetapan paslon, telah kami koordinasikan hal tersebut kepada pihak paslon, namun tidak ada respon, maka kami semua rapat bersama, yakni dari parpol, dinas terkait dan perwakilan paslon, yang disimpulkan Panwas yang akan menertibkan dan menurukan alat peraga kampanye tersebut, dibantu pihak satpolpp, dishub dan polres Tanggamus, yang dimulai pekan lalu,” katanya.

Dedi Fernando yang didampingi anggota Panwaskab Ali Usman menerangkan, tidak hanya baliho ataupun spanduk dan pamflet yang dipasang pihak paslon saja yang diturunkan, akan tetapi baliho, spanduk bahkan billboard yang dipasang pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga di turunkan tim Panwaskab, karena ada gambar atau foto dari calon, yaitu incumbent.

“Jadi kami tidak pandang bulu, seperti baliho bilboard ini yang melintang Jalinbar yang dipasang Pemkab Tanggamus juga kami turunkan karena ada gambar incumben, dan ditargetkan hari ini seluruh baliho, spanduk, pamflet dan bilboard sudah tidak ada lagi di sepanjang jalur hijau Jalinbar,” terangnya.

Dedi Fernando menambahkan, tidak hanya di Jalinbar namun seluruh wilayah di Kabupaten Tanggamus ini telah bebas dari alat peraga kampanye. Karena Panwaskab telah mengintruksikan panwas Kecamatan untuk turun langsung diwilayahnya masing masing membersihkan alat peraga kampanye.

“Saya dalam kesempatan ini juga menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya, pada pilkada mendatang, dan jangan golput,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kabupaten Tanggamus Yumin BA didampingi Kasi Binwaslu Mastoher mengatakan, personil Satpolpp yang diturunkan bersama tim Panwas yaitu 31 orang. Kemudian untuk alat peraga kampanye baliho, spanduk serta pamflet yang telah di tertibkan mencapai ribuan alat peraga.

“Untuk baliho bilboard saja yang telah kita turunkan sampai hari ini berjumlah 70 bilboard, dan hari mudah mudahan sudah bersih semua sepanjang Jalinbar, untuk didalam Kota dan Pekon Pekon akan kita pantau lagi jika masih ada, akan kita tertibkan,” katanya.(Sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com