Jaga Stabilitas Pembangunan, Pemkab Tanggamus Terapkan Azas Berimbang Mengelola Anggaran di Tahun 2024

Bagikan Berita

Kotaagung (HS) – Upaya menjaga keberlangsungan pembangunan di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menerapkan azas berimbang dalam upaya mengelola anggaran pada tahun 2024. Selain keberimbangan, pemerintah juga berupaya keras Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat tercapai maksimal.

“Pada tahun Anggaran 2024, kami menerapkan azas berimbang, dan apa yang direncanakan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2024 mudah-mudahan dapat tercapai, sehingga tidak ada defisit,” ujar Sekretaris TAPD Tanggamus Hendra Wijaya, kemarin.

Apa yang dimaksud keberimbangan anggaran? Hendra menjelaskan, pemerintah berupaya sepenuhnya melaksanakan keseimbangan pendapatan dan belanja daerah. Dengan demikian, kata dia, program prioritas di tahun 2024 dapat tetap berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPKD Okta Riza menyampaikan realisasi anggaran tahun 2024 pada Triwulan I tercapai sesuai perencanaan. “Target sebesar 20,4 persen telah tercapai, dan itu sudah sesuai dengan program yang direncanakan, jelas Okta Riza.

Dikutip dari prioritastv, anggota DPRD Tanggamus Nuzul Irsan mengapresiasi langkah Pj. Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dalam mengelola anggaran demi mewujudkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanggamus yang Sehat. 

Anggota DPRD Tanggamus, Nuzul Irsan menjelaskan bahwa indikator APBD yang sehat antara lain adalah pendapatan yang ditargetkan dapat tercapai, belanja yang direncanakan telah memenuhi mandatory spending, kewajiban (utang) dapat segera diselesaikan dan anggaran pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Jadi Pj Bupati dan DPRD Tanggamus sepakat, demi untuk mengurangi devisit maka kita harus mengurangi belanja, sehingga target kita ditahun 2025 nanti tidak ada lagi yg dibebankan ke ABPD tahun berikutnya (2026)” ujarnya. 

Politisi PKB itu menambahkan, saat Pj Bupati  dilantik pada 27 September 2023, lalu, ABPD kabupaten Tanggamus sudah mempunyai beban hutang yang cukup besar, semua hutang itu warisan yg diberikan pemerintah sebelumnya.

Contohnya saja, kata dia, dari tahun ketahun ada beban APBD yang tidak terbayarkan maka akan dibayarkan pada APBD tahun berikutnya, ditambah lagi dengan hutang kepada pihak ketiga, sehingga upaya menyehatkan anggaran ini sangat baik dan memang harus dilakukan.  

“Kita berterima kasih atas kebijakan Pj Bupati untuk menyehatkan APBD Tanggamus dan kami sangat mendukung upaya  itu dengan harapan APBD Tanggamus akan kembali sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Nuzul mencontohkan Anggaran Sekretariat  DPRD Tanggamus juga mengalami pemangkasan sebesar 30 persen apbd tahun 2023 sebesar Rp101 miliar  menjadi Rp71 miliar di tahun anggaran 2024 ini, begitu juga dengan OPD lainnya.

Sebelumnya, “APBD sangat minim, jadi langkah tersebut terpaksa dilakukan agar keuangan cepat stabil untuk menyelamatkan Kabupaten Tanggamus tidak tenggelam. Untuk pembangunan baik infrastruktur dan pertanian, harap dapat mendahulukan sektor penunjang ekonomi masyarakat, setidaknya kita bisa sesegera mungkin keluar dari situasi seperti saat ini,” ujar Pj. Bupati Mulyadi Irsan, Selasa (16/4).

https://www.hariansumatera.com