IDF 2018 :Mengatasi Ketimpangan Antar Wilayah Nusantara

Bagikan
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Jakarta(HS),- Bappenas berkerjasama dengan Pemerintah Australia melalui Knowledge Sector Initiative melaksanakan acara Indonesia Development Forum (IDF) 2018 selama dua hari (10-11/7/18) bertempat di Ballroom The Ritz Calton Hotel Mega Kuningan Jakarta.

IDF 2018 dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang didahului dengan Welcoming Remarks oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro dan Mr. Gary Quinian selaku Duta Besar Australia untuk Indonesia. Acara ini dihadiri oleh para praktisi, akademisi, pengusaha, 34 Gubernur, 174 Bupati/Walikota dan 174 Bappeda Kab/Kota se-Indonesia.

IDF 2018 ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya yang mempunyai komitmen dalam berperan sebagai platform bagi pemerintahan, swasta, akademisi dan masyarakat madani untuk beraspirasi. Sedangkan tujuan pelaksanaan IDF 2018 yaitu pertama mewadahi para pelaku pembangunan untuk menciptakan inovasi dalam memperkuat perencanaan dan pelaksanaan kebijakan; kedua diarahkan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti, pengetahuan, dan riset berkualitas; dan ketiga memperkuat kolaborasi multipihak dalam promosi tata kelola dan praktik berkelanjutan dalam pembangunan.

IDF 2018 mengusung tema “Terobosan untuk Mengatasi Ketimpangan Antar wilayah di Seluruh Nusantara” dengan tujuh sub tema yaitu pertama Pengembangan Pusat Pertumbuhan, Tantangan dan Praktik yang Baik; kedua Upaya Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal dan Perbatasan; ketiga Perbaikan Pelayanan Dasar untuk Mengurangi Kesejangan Wilayah; keempat Memanfaatkan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendorong Pembangunan Daerah; kelima Penguatan Konektivitas Indonesia sebagai Negara Kepulauan; keenam Inovasi Dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah; dan ketujuh Pengoptimalan Sumber Pendanaan Pembangunan.

” Indonesia Development Forum 2018 memberikan gambaran daerah utk melakukan terobosan mengatasi ketimpangan antarwilayah yang berbatasan antar Provinsi maupun antar kabupaten/kota dalam Provinsi dengan inovasi yang disesuaikan daerah masing masing,” ujar Feri Setiawan mewakili Kaban Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega.(Meg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com