Halo Pak Wali, Ada Air PDAM Way Rilau Mengalir Tak Jadi Duit

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Defisit anggaran di Kota Bandar Lampung bisa jadi salah satunya berasal permainan sejumlah oknum pegawai PDAM Way Rilau Bandar Lampung ini. Mereka memasang sambungan air ke rumah warga, tetapi pemerintah tak dapat hasil. Jumlahnya cukup signifikan, capai puluhan rumah, uangnya pun bisa ratusan juta lenyap. Itu yang ketahuan. Yang masih disembunyikan?

Setidaknya ditemukan lebih dari 34 sambungan ilegal meter air PDAM Way Rilau di 2 perumahan di kawasan Telukbetung. Dari hasil penelusuran, sambungan ilegal itu terdapat di perumahan Rubicon dan Cempaka II, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Selatan. Ini sudah terjadi hampir 5 tahun. Bayangkan penerimaan negara yang bocor akibat permainan sejumlah oknum PDAM ini.

Seorang warga menuturkan, dia membayar senilai Rp3.5 juta untuk pemasangan meter air PDAM. “Ya lima tahun lalu saya bayar pemasangan melalui pengembang perumahan. Tapi setelahnya saya baru tahu kalau meteran ini tidak terdaftar,” kata dia, Minggu (23/2).

Beberapa kali pencatat meter datang dan sudah dilaporkan kalau dia tidak bisa membayar tagihan PDAM. “Saya malah pernah ke kantor PDAM untuk langsung bertanya. Tapi tetap diberitahu tidak ada nomor pelanggan. Namun air masih mengalir,” katanya lagi.

Tentu saja warga tak mau disalahkan dalam soal ini, dan memang sewajarnya warga tidak bersalah. Sebab, mereka sudah berupaya menanyakan legalitas sebagai pelanggan. Tapi jawaban pihak PDAM mengecewakan.

Penuturan warga lain, pemasangan dilakukan oknum pegawai PDAM berinisial AP. “Anehnya, setiap pembaca meter datang kami laporkan. Tapi tak ada yang merespon,” kata warga tersebut.

Kalkulasi kerugian negara selama hampir 5 tahun akibat ulah sejumlah oknum ini bisa mencapai setidaknya Rp300 an juta.

Kalkulasi kerugian negara selama hampir 5 tahun akibat ulah sejumlah oknum ini bisa mencapai setidaknya Rp300 an juta. Belum lagi biaya pemasangan Rp3.5 juta dikali sekitar 34 pelanggan yang akhirnya ilegal.

Kemana bagian pengawasan dan petinggi PDAM Way Rilau? (ksj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com