Hadiah Barang Lomba Gardu Siskamling Ternyata Disimpan Pak RT, Uangnya?

Bagikan Berita

KOTABUMI (HS) – Diduga raibnya hadiah dan uang pembinaan pada perlombaan Poskamling terbaik, RT.01/02 Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, hadiah, yang diadakan oleh Polres Lampung Utara, dalam menyambut HUT RI.74. akhirnya Bagio, ketua Rt 01/02 kelurahan setempat angkat bicara.

Diketahui, raibnya hadiah dan uang pembinaan tersebut mulai santer diperbincangkan warga setempat. Dimana hadiah-hadiah tersebut telah di terima oleh pihak Kelurahan usai dilaksanakannya Upacara HUT RI.74 yang dilaksanakan di Stadion sukung Kotabumi, Sabtu 17 Agustus 2019 lalu.

Saat di konfirmasikan terkait hal ini kepada Ketua RT.01/02, Bagio menjelaskan bahwa, hadiah-hadiah tersebut ada, dan di simpan di rumahnya.

“Ada kok mas sama saya, seperti Piala, Piagam, Battre senter, dan TV 32 lnch, yang di serahkan oleh Pak Lurah usai menerimanya dari pihak Polres pada saat itu,” kata Bagio, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, memang hadiah-hadiah itu tidak di beritahukan kepada warga, karena dirinya belum sempat, dan menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukan kepada warganya, dan tidak ada perintah dari Lurah agar dirinya memberitahukan hal itu kepada warga.

“Saya memang belum memberitahukan kepada warga, terkait hadiah itu, namun untuk uang pembinaan yang kabarnya berjumlah Rp.5 juta itu, saya kurang tau, setau saya hanya hadiah ini saja yang di serahkan Pak Lurah kepada saya,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Bagio yang menerima hadiah pada saat itu adalah Lurah yang di dampingi Babinkamtibmas, bahkan dirinya tidak mengetahui adanya uang pembinaan seperti yang di isukan oleh warganya.

“Setau saya yang menerima hadiah pada saat itu, Lurah yang di dampingi Babinkamtibmas Polsek Kotabumi Utara, dan saya hanya di serahkan hadiah itu saja oleh pak Lurah,” terangnya. 

Saat media menyambangi Kantor Kelurahan Gapura, guna mengklarifikasikan hal ini kepada sang Lurah, namun dari keterangan salah satu staff yang ada di Kelurahan tersebut, yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan bahwa, sudah sejak senin kemarin Pak Lurah, Johan tidak masuk, dan ada surat izin yang menerangkan bahwa beliau sedang sakit.

“Kalau menurut keterangan di surat izinnya, beliau katanya sakit, dan sedang di rawat di RS Handayani, tapi menurut informasi bahwa beliau tidak sakit, melainkan sedang ke Jakarta,” beber salah satu staf yang ada di Kantor Kelurahan.

Dalam hal ini, seharusnya baik Lurah maupun Ketua RT memberitahukan kepada warganya, terkait hadiah-hadiah yang diterima atas jerih payah yang telah dilakukan bersama warganya. (Efri)

https://www.hariansumatera.com