Doa Bersama dan Ikrar “Komitmen Way Lalaan” Dari Tanggamus Untuk Indonesia

Bagikan Berita

TANGGAMUS (HS) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Forkopimda dan Elemen masyarakat melaksanakan kegiatan Doa bersama dan Ikrar “Komitmen Way Lalaan” Dari Tanggamus Untuk Indonesia, Kamis (4/09/2025).

Kegiatan dihadiri Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, Anggota FORKOPIMDA Kepala Instansi Vertikal, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten dan Para
Kepala Perangkat Daerah, Organisasi Masyarakat dan Ketua Lembaga
Swadaya Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan
Tokoh Pemuda, Pimpinan Perguruan Tinggi, Perwakilan Organisasi
Kepemudaan, Organisasi Mahasiswa dan Pelajar, Elemen Masyarakat Tanggamus dan Insan Pers.

Ikrar yang dibacakan di Tandatangani bersama dalam acara tersebut:

IKRAR DEKLARASI “KOMITMEN WAYLALAAN ” DARI TANGGAMUS UNTUK INDONESIA.

  1. Menciptakan dan Menjaga Situasi Aman, Damai dan Kondusif di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.
  2. Menolak Segala Bentuk Tindakan Provokatif, Ujaran Kebencian, dan Penggunaan Isu Sara Yang Dapat Memecah Belah NKRI
  3. Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat Untuk Bersama-sama Menjaga Ketertiban dan Kerukunan di Kabupaten Tanggamus.
  4. Menegaskan Bahwa Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Adalah Tanggung jawab Bersama Seluruh Elemen Masyarakat.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menyampaikan, Saya atas nama Pimpinan Daerah, menyampaikan terimakasih yang setingginya atas  kehadiran bapak/ibu disini, saya anggap kehadiran ini sebagai bentuk dukungan dan komitmen kita selaku Ulama, Umaro serta sesama tokoh dan elemen masyarakat seKabupaten Tanggamus, untuk menjaga suasana yang aman, damai dan kondusif, bukan hanya untuk di Tanggamus, namun juga diseluruh wilayah  Indonesia dari Sabang sampai Merauke.  

Dukungan dan Komitmen itu dituangkan dalam sebuah pernyataan atau Deklarasi yang kita tandatangani bersama pada hari ini.

Semoga ini akan membawa kebaikan, serta keberkahan bagi daerah kita dan negara Indonesia. 

Deklarasi ini, sudah barang tentu merupakan sebuah kesadaran dan komitmen bersama untuk menyikapi gejala-gejala yang tidak sehat yang dialami Negara kita saat ini.

Walau Kabupaten Tanggamus selama ini dalam keadaan kondusif, namun kita harus waspada terhadap semua potensi kerawanan.

Mari bangun komunikasi dan koordinasi yang intensif diantara kita semua yang hadir disini. Minimalisir perbedaan dan permasalahan dengan bermusyawarah.  

Ciptakan budaya Gotong-royong dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Satukan Hati, Luruskan Niat dan Tujuan, untuk kehidupan yang lebih baik.

Itulah makna dari Budaya Kerja Jalan Lurus yang selalu saya tekankan. Insha Allah hasilnya akan diberkahi dan di Ridhoi Allah SWT. Aamiin. 

Secara khusus, ucapan terimakasih kepada Aparat Keamanan (POLRI dan TNI) yang telah menjaga keamanan dan ketertiban diseluruh wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung.

Syukur Alhamdulillah, kondisi wilayah Nusantara saat ini sudah kembali aman dan kondusif. 

Semoga kedepan, situasi ini terus membaik dan dipertahankan secara bersama-sama. Karena Indonesia adalah milik kita bersama, tanah tumpah darah kita.

Mari ciptakan suasana yang aman dan damai, agar keluarga dan anak-cucu kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, pembangunan berjalan lancar, daerah dan Negara makin Maju, Adil dan Makmur, sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa. 

Saya tutup dengan pantun:

  • Aman damai kunci pembangunan, jangan buat rusuh, yang rugi kita semua. 
  • Ayo kawan, jaga ketertiban dan kedamaian, hidup damai itu ajaran semua agama. (*)
https://www.hariansumatera.com