Disdikbud Mesuji Gelar Bimtek Keuangan Sekolah

Bagikan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Mesuji, melalui Bidang Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dan Kependidikan menggelar kegiatan Bimtek Penata usahaan Keuangan Sekolah, bertempat di Aula SMPN 1 Brabasan.

Kegiatan tersebut, dihadiri  Kepala Disdikbud Mesuji Syamsudin, serta materi disampaikan oleh Muzairi Sofyan Sip Auditor Muda dari Inspektorat, Maryudi Bidang Akutansi, BPKAD, dan seluruh jajaran Kepala Sekolah serta pengawas dilingkup Kabupaten Mesuji.

Dalam sambutannya, Syamsudin menghimbau kepada seluruh Kepala Sekolah di Bumi Serasan Segawe yang menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS), agar bisa lebih hati-hati dalam mengelola serta meminimalisir kecurangan-kecurangan penggunaan Dana Bantuan dari pusat tersebut.

“Gunakanlah sesuai dengan peruntukannya dan jangan berbuat diluar batas fungsinya. Dengan diadakanya Bimtek agar kedepannya kepala sekolah bisa lebih hati – hati lagi,” himbaunya.

Sedangkan Muzairi Sofyan selaku Sip Auditor Muda dari pihak Inspektorat  menambahkan, tujuan pelatihan bimtek agar Kepala Sekolah dan Bendahara  mendapatkan kemajuan dalam melakukan pembukuan dan pembayaran Pajak.

“Karena kita berharap tahun ini lebih baik dari pada tahun lalu.
Sehingga bisa lebih tertib lagi dalam pembukuan serta pembayaran pajak,” jelas Muzairi.

Ditambahkannya Muzairi, Setelah Pembinaan ini kedepan pihak Inspektorat tidak lagi memeriksa dari awal melainkan hanya melakukan Rivew Pembukuan saja.

“Dengan kemajuan di tahun sekarang kita harapkan setiap sekolah sudah bisa lebih mandiri dan konsisten.
Jika ditahun sebelumnya kita harus cek dari awal mudah – mudahan tidak terjadi ditahun ini,melainkan kita hanya melakukan Rivew terhadap pembukuan saja,” jelasnya.

Sementara itu dtempat yang sama,  Rolli Ketua MKKS Kabupaten Mesuji menjelaskan, dengan adanya Bimtek ini sangat membantu Kepala Sekolah beserta bendahara sekolah. Karena mereka akan mendapatkan ilmu, dan pengetahuan. jadi diharapkan penyimpangan Dana BOS tidak ada lagi.

“Dengan adanya pelatihan ini kita harap pula,kepala sekolah lainnya agar dapat lebih berhati- hati,” tukasnya

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com