Dinas Kebudayaan Tanggamus Gelar Pesta Laut Melawai

Bagikan Berita

Tanggamus (HS),-  Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Kebudayaan menggelar acara Pesta Laut Melawai dengan mengangkat tema “Dengan Melawai kita mengangkat kembali tradisi kearifan lokal sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Tanggamus, acara yang diadakan di Taman Wisata Muara Indah Kotaagung, Selasa (9/9/2018).

Melawai ini merupakan rangkaian acara Parade Nusantara yang sebelumnya sudah di adakan di bulan Agustus 2018.
Awal rangkaian kegiatan pertama telah dilakukan Festival desain Batik Tanggamus dan pegelaran Sendra Tari tiga Provinsi yang diselenggarakan di Res Area Gisting.

Dalam sambutannya Kepala dinas Kebudayaan Gandung Hartadi mengatakan, berdasarkan Undang Undang No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan kebudayaan akan melaksanakan bagian amanat Undang Undang tersebut, salah satunya kembali melaksanakan tradisi yang sudah punah di jaman sekarang.

“Kegiatan Melawai ini bertujuan untuk mengangkat tradisi lokal dan menggali seni dan budaya menjadi sebuah tradisi yang dikenalkan dan dilaksanakan kembali kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus, agar supaya anak cucu dan generasi penerus ini tetap mengenal tradisi itu,” ujar Gandung.

Disamping itu juga, lanjutnya, sebagai aikon melestarikan kebudayaan serta menghidupkan kembali dan menyatukan tradisi yang ada, yang dapat membentuk karakter bangsa. Melawai juga merupakan tradisi masyarakat pesisir Lampung kabupaten Tanggamus. Karena kehidupan suku lampung ini hidupnya suka bergotong royong yang salah satunya gotong royong mencari ikan yaitu melawai, yang dilaksanakan pada saat masyarakat melakukan Nayuh/hajatan.

Kegiatan ini, disamping menjadi kegiatan yang di kembangkan juga dikemas dalam bentuk wisata, sehingga bisa mendukung sepenuhnya program kegiatan pariwisata Ratu, dan ikut memprogramkan Aksi 55 Asik tentang kebudayaan dan ke bhinikaan yang tercantum dalam program tersebut,” terangnya Gandung.

“Mari kita bangkitkan kembali seni tradisi supaya anak-anak kita nantinya mengerti akan budaya, serta merubah manset kita bahwa kita ini tidak lagi zaman feodal melainkan jaman milenial. Jadi kita harus imbangkan karena siapa yang akan mengembangkan kebudayaan dan mengajak generasi anak cucu kita jika tidak orang orang tua, ketika ada acara adad budaya yang menyangkut lampung pesisir itu seyogyanya dukungan penuh bagi masyarakat,” ungkap Gandun.

Lebihlanjut Gandung mengucapkan terimakasih kepada yang hadir,” Saya ucapkan terimakasih atas kehadirannya yang dapat menyempatkan diri bisa ikut menghadiri acara ini,” pungkasnya.

Acara di lanjutkan dengan pelepasan melawai yang di lepas secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Gandung Hartadi dengan secara simbolis di iring ke tepi pantai dengan tujuan mencari ikan dilautan.

Turut hadir dalam acara tersebut
Dinas Pariwisata diwakilkan,
Dinas Perikanan diwakilkan, Dinas Lingkungan Hidup diwakilkan, Dinas Perhubungan diwakilkan, Kapolsek Kotaagung Agung AKP Syafri Lubis,
Danramil Kotaagung Kapten Yuliani Abri, Camat kotaagung diwakili, perwakilan Lurah Baros, seluruh perwakilan Kepala Adat pesisir, Tokoh masyarakat, Toko Agama dan Para dewan Guru dan murid.
(Sis)

https://www.hariansumatera.com