
“Selain itu kita melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan dirumah-rimah warga dan gasilitas umum serta memberikan bantuan peralatan cuci tangan disetiap Masjid, Mushola dan fasilitas umum lainnya,” papar Hendri Kalnopi.
Selanjutnya, memberikan bantuan peduli terhadap warga karena terdampak Covid-19 berupa beras, minyak goreng dan gula yang didonasi dari perusahaan tapioka (Pabrik BW/PT. Budo Acid Jaya).
“Serta penyaluran bantuan dari Pemerintah Desa Kota Agung berupa gula, minyak goreng dan minuman untuk meringankan beban masyarakat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah tahun 2020 Masehi ini,” ungkapnya.
Kemudian, Pemdes Kota Agung juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima BLT dari Dana Desa (DD) sebesar Rp600.000 perbulan selama 3 bulan yang diperuntukan bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dari Kemensos, BLT, BPNT, program sembako perluasan atau bantuan dari Pemerintah Daerah lainnya.
“Alhamdulillah sampai dengan saat ini warga masyarakat Desa Kota Agung belum ada yang terdampak Covid-19. Semoga sampai dengan selesai masyarakat kita terbebas dan bisa beraktifitas seperti biasa,” lanjutnya.
Disisi lain, salah seorang warga RT 3 yang biasa disapa warga setempat Mbah Tukul yang bernama asli Samirah (73) menyatakan, sejak ditetapkannya peraturan tidak bisa keluar daerah jika tidak mempunyai kepentingan mendesak dan mendapatkan penyaluran bantuan guna kesehatan menyampaikan ungkapan terimakasih.
“Alhamdulillah kalau bantuan saya sudah dapat dari bantuan lansia, ya terimakasih atas perhatian dari pemerintah. Karena sekarang ini kita enggak boleh kemana-mana kalau tidak penting,” ucap Samirah.
Mbah Tukul juga menyatakan, di Desa Kota Agung, Sungkai Selatan sudah dua kali melakukan penyemprotan disinfektan. “Sudah dua kali ini, selain itu saya sudah dapat bantuan minyak, beras dan apa lagi itu namanya, banyaklah,” lanjut Samirah mengatakan bantuan-bantuan yang sudah dia terima. (efri).



