Bupati Way Kanan Panen Raya Padi di Bahuga

Bagikan
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan (HS) – Bupati Raden Adipati Surya menghadiri acara Panen Raya Padi Sawah Musim Tanam April-September 2018 (MT 2018) bersama Unsur Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bahuga serta petani Kampung Bumi Agung Wates, Bertempat di Kampung Bumi Agung Wates Kecamatan Bahuga, Rabu (15/08/2018).

Membacakan sambutan tertulisnya, Bupati Raden Adipati Surya menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas utama pembangunan di Kabupaten Way Kanan karena mempunyai peranan yang strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan dukungan potensi Sumber Daya Alam yang memadai maka hampir 80% penduduk Kabupaten Way Kanan bermata pencaharian di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan dari berbagai sektor tersebut bidang tanaman pangan menjadi andalan dalam pelaksanaan pembangunan pertanian di Kabupaten Way Kanan dengan potensi luas lahan sawah lebih kurang 21.754 Ha

“Selain tanaman pagi, kita juga memilikipotensi tanaman pangan lain seperti jagung dan ubi kayu yang Alhamdulillah setiap tahunnya mengalami peningkatan produksi. Dengan persentase pertumbuhan ekonomi terus menunjukkan peningkatan dan bila ditinjau dari Produk Domestik Bruto (PDRB) Kabupaten Way Kanan, maka sebagian besar disumbang oleh sektor Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan,” ujarnya.

Selanjutnya, sejak tahun 2015 lalu pemerintah telah merencanakan Program Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi tiga komoditas pangan utama yaitu padi, jagung dan kedelai (PAJALE) dalam rangka mensukseskan kedaulatan pangan nasional yang juga telah melibatkan semua sumber daya dan stakeholder serta telah mendapat dukungan dari pihak TNI Angkatan Darat mulai dari persiapan penanaman sampai dengan pengawalan pendistribusian benih dan pupuk.

“Saya ingatkan pula bahwa hendaknya para petani dapat memanfaatkan secara maksimal sarana dan prasarana yang telah diberikan kepada kelompok tani berupa alat dan mesin pertanian agar tidak memonopoli penggunaan alat dan mesin pertanian tersebut sehingga peralatan tersebut dapat bermanfaat bagi petani secara umum dan menyeluruh”, lanjut Bupati muda kelahiran Bumi Baru itu.

Lebih lanjut, Bupati alumni kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu juga mengintruksikan kepada Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan serta stakeholder terkait untuk selalu meningkatkan kinerja dan bekerja dengan sungguh-sungguh dalam upaya mencapai target yang telah ditentukan serta dapat mengantisipasi permasalah-permasalahan yang mungkin muncul di lapangan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh petani, aparat Dinas TPHP, petugas penyuluhan lapangan serta semua pihak yang telah bekerja keras selama ini sehingga Kabupaten Way Kanan mampu meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi sehingga dapat memenuhi target yang telah ditetapkan juga kepada pihak Kementerian Pertanian dan Dians Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung yang sudah banyak membantu dalam upaya peningkatan produksi padi di Kabupaten Way Kanan”, lanjut Bupati muda ayah tiga anak itu.

Diketahui, Pemerintah telah memberikan dukungan sarana dan prasarana bidang pertanian dalam rangka meningkatkan  pangan masyarakat, diantaranya bantuan sarana produksi seperti benih padi, jagung, kedelai dan pupuk, bantuan sarana pengendalian hama dan penyakit tanaman, bantuan alat dan mesin pertanian seperti hand tractor, alat pasca panen dan mesin pompa air, bantuan sarana fisik pertanian pembuatan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembuatan embung pertanian, pembuatan irigasi air tanah serta adanya program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com