Bupati Way Kanan: Kerja Tidak Benar, Saya Copot!

Bagikan
  • 62
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan – Bupati Way Kanan Lampung H. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., mengultimatum bakal menon-job-kan pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Way Kanan yang tidak bisa bekerja dan kinerja buruk. Bupati mengatakan per 6 bulan akan dievaluasi, bila tidak mencapai target dihentikan dari jabatan.  

“Yang tidak bisa bekerja dengan benar, akan saya copot. Jadi, di masa pemerintahan saya, jangan kaget, bila saya nanti melantik 1 atau 2 pejabat per 6 bulan. Disiplin dan berkinerja, jangan bekerja semau-maunya,” tegas Bupati Raden Adipati Surya, saat melakukan perombakan serta pengukuhan kembali terhadap susunan kabinet kerjanya yang berlangsung di Aula Gedung Serba Guna (GSG) kabupaten setempat, Rabu (4/1)

“Dan saya minta berhenti potong-potong anggaran di SKPD, apalagi sampai pakai alasan untuk Bupati pula. Saya tidak mau dengar ada pemotongan anggaran lagi,” timpalnya.

Hal itu ditegaskannya, karena budaya potong-potong anggaran di tiap SKPD disinyalir masih marak terjadi. Penelusuran media ini, oknum-oknum pejabat di lingkungan pemkab Way Kanan kerap mematok 20% hingga 30% anggaran kegiatan fisik maupun non fisik SKPD, dengan berbagai alasan. Bahkan tak sungkan-sungkan menjual nama bupati. Itu mengakibatkan, program yang seharusnya berjalan maksimal, akhirnya hanya dilakukan seadanya, yang penting cukup “gugur kewajiban” saja.

  Dalam sambutannya Bupati Waykanan Raden Adipati Surya mengatakan, sudah seharusnya PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waykanan dapat bekerjasama satu dengan yang lain sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kabupaten Waykanan .   Mantan Ketua DPRD Waykanan ini juga mengatakan dilakukannya Perombakan terhadap Pejabat Eselon II dan III di lingkup Pemkab Way Kanan ini dalam rangka meningkatkan kinerja serta mensukseskan program reformasi birokrasi dan juga pembinaan secara terus menerus dan berkelanjutan terhadap kinerja aparatur. Perombakkan Kabinet Berani, hari itu, yakni pemberian promosi jabatan, rotasi serta dalam rangka pengisian jabatan yang masih lowong.  

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan pada hari ini dimaksudkan untuk melakukan pengukuhan, promosi dan rotasi bagi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Tujuannya adalah untuk mengisi formasi jabatan karena pembentukan SOTK baru, juga dimaksudkan pembinaan dan pengembangan karier serta sebagai upaya untuk melakukan penyegaran terhadap jajaran pejabat struktural yang ada. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ujar Bupati Raden Adipati Surya.

Promosi dan rotasi di lingkungan birokrasi pemerintahan, kata Bupati, adalah merupakan hal biasa. Promosi diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Way Kanan atas prestasi kerja dan kinerja yang telah dilakukan, sedangkan rotasi dilakukan guna memberikan suasana dan tantangan baru, sehingga aparatur tidak terjebak dengan rutinitas sehari-hari yang cenderung membosankan serta untuk menimbulkan motivasi baru ditempat tugas baru.

Pada kesempatan tersebut, kepada seluruh jajaran aparatur pemkab, Orang Nomor 1 di kabupaten yang berjuluk Bumi Ramik Ragom ini berpesan agar dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari selalu berpegang teguh dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; Mengedepankan kepentingan daerah ini daripada kepentingan pribadi atau golongan; Menjalin kerja sama dan koordinasi baik secara vertikal maupun secara horisontal serta menghilangkan ego sektoral sehingga dalam melaksanakan tugas sehari-hari dapat dilaksanakan secara integral, paripurna dan komprehensip; serta selalu meningkatkan kinerja, loyalitas, kemampuan serta etos kerja sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

Bupati mengajak pejabat yang baru dilantik, untuk memajukan visi dan misi Kabupaten Way Kanan Maju dan Berdaya Saing, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
 

Pada mutasi pejabat dilingkungan Kemkab Way Kanan hari itu, diketahui sebanyak 163 pejabat Eselon II dan III di lantik dan dikukuhkan kembali guna menyesuaikan dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru guna menyesuaikan dengan UU No 5 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).  

Bupati juga mengapresiasi kinerja Kepala Badan Pelayanan Penanaman Modal Satu Pintu (BPPMSP) Kusuma Anakori dan Kasat Pol.PP Suwandi, yang dinilai telah dapat melakukan perubahan pelayanan yang prima kepada masyarakat way kanan. Penilaian dari Bupati itu berdasarkan masukan dari masyarakat setempat. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com