BPBD Lampung Utara Petakan Area Rawan Bencana

Bagikan Berita

KOTABUMI (HS) – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara, memetakan wilayah rawan bencana. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan koordinasi dan langkah penanganan jika sewaktu-waktu kembali terjadi bencana banjir seperti beberapa hari yang lalu.

Dari hasil inventarisasi, setidaknya ada 10 wilayah kecamatan yang dinyatakan rawan bencana banjir dan longsor. Adapun kecamatan yang dinyatakan rawan banjir meliputi Kecamatan Kotabumi Kota, Kotabumi Selatan, Abung Timur, Kotabumi Utara, Abung Selatan dan Sungkai Selatan. Sedangkan kecamatan yang dinilai rawan terjadi tanah longsor yakni, Kecamatan Tanjung Raja, Bukit Kemuning, Abung Pekurun dan Abung Tengah.

Kepala BPBD Kabupaten Lampung Utara, A.Karim, diwakili Kabid Darlog, Edialis, melalui pesan Whatsapp mengatakan potensi bencana alam di Kabupaten Lampura adalah tanah longsor, banjir serta angin puting kencang.

menindaklanjuti instruksi Pemerintah Daerah kabupaten Lampung Utara, Guna mengantisipasi timbulnya korban jiwa saat terjadi bencana, BPBD telah melakukan langkah penanganan dini. Diantaranya melakukan rapat koordinasi teknis penanggulangan bencana.

“Atas instruksi Bupati, Kami BPBD telah berkoordinasi dengan sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) Camat, kepala desa, lurah, dan pihak lainnya agar dapat meningkatan kewaspadaan terhadap bencana alam,” katanya, Kamis (21/02/19).

Selain itu, lanjut Edialis, BPBD Kabupaten Lampura juga telah menginventarisir berbagai perlengkapan, armada, maupun personil. Seandainya ada alat yang tidak dimiliki, sudah dikoordinasikan dengan instansi lain yang memilikinya.

“Jadi jika sewaktu-waktu kembali terjadi bencana, bisa semakin cepat. Tanpa lagi menunggu. Semua sudah dikoordinasikan dan siap digunakan,” ujarnya.

BPBD juga akan mengaktifkan posko tim reaksi cepat (TRC). Tak hanya itu, BPBD juga menginstruksikan camat, lurah dan kepala desa untuk membentuk posko kesiapsiagaan bencana, adapun posko yang telah sediakan ada 4 titik, Muara Jaya, Rawa Karya, Kali Pasir dan Pasar Lama.

Meski demikian, Edialis menghimbau kepada warga masyarakat di daerah yang rawan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi guna menghindari adanya korban saat terjadi bencana.

“Pada musim penghujan ini, sewaktu-waktu bisa terjadi bencana alam. Maka dari itu, kami minta masyatakat di daerah rawan bencana untuk tetap selalu waspada,” Tukasnya.(Efri).

https://www.hariansumatera.com