Belum Diketahui Alasan Turki Deportasi Warga Lampung Utara

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Pemerintah Negara Turki mendeportasi Yuni Yanti Lerang, warga Indonesia berasal dari Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Wanita kelahiran Kotabumi, 23 Juni 1978 ini, dikembalikan ke tanah air bersama ke 13 rekannya.

Kapolres Lampura AKBP Esmed Eryadi ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan via telepon, Rabu (8/2) membenarkan ada warganya yang dideportasi dari negara Turki. “Betul ada beberapa waktu lalu, salah satu warga Lampura yang di deportasi,” katanya.

Senada dikemukakan Kasat Intelkam Polres Lampung Utara, AKP Sukimanto yang membenarkan adanya pemulangan warga asal Kotabumi dari negara Turki. “Betul ada satu warga asal Kotabumi yang dideportasi,” ujarnya.

Ketika disinggung penyebab apakah Yuni dipulangkan paksa karena akan ikut ISIS, dirinya enggan berkomentar. Sebab, yang bersangkutan sudah ditangani oleh Densus 88 anti terorisme.”Kalau pemulangan, karena paspor yang dipakai ilegal,” ucapnya.

Untuk diketahui, Rabu (1/2) sekitar pukul 22.15 WIB, datang rombongan sebanyak 14 orang yang diduga sebagai  relawan ISIS dengan menggunakan Pesawat  Emirates Airline EK 358 ETA. Mereka dijemput oleh tim Densus 88 anti terorisme. Adapun ke 14 orang tersebut, diketahui Muhlisin, Abdul Hamidan Ahmad, Ahmar Siddiq, Halifah, Husna, Eka Fajarwati, Haleda Muthmainnah, Supriati, Jamaludin Khomarudin Alijam, Totok Sugiarto, Halwa Muthmainnah Tsaniyah, Linda Kurnia Sukerno, Ahbar Muzdakir Waskae, Iman  Namakule, dan Yuni Yanti Lerang. (Efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com