Bappelitbang Tanggamus Melaksanakan Pendampingan Mahasiswa KKN Unila-IPB di Kecamatan Air Naningan

Bagikan Berita

Air Naningan ( HS ),- Bappelitbang Kabupaten Tanggamus melaksanakan kegiatan pendampingan mahasiswa KKN dari Universitas Lampung (Unila) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berlokasi KKN di Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, bertempat di Balai Pekon Air Naningan Kecamatan Air Naningan pada hari Rabu, 31 Juli 2019

“Kegiatan tersebut merupakan salah satu program prioritas dari Bappelitbang khususnya bidang Penelitian dan Pengembangan dalam mendukung Misi Bupati Tanggamus yang kedua yaitu MEWUJUDKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG SEHAT, CERDAS, UNGGUL BERKARAKTER DAN BERDAYA SAING dan misi ke empat yaitu PENGEMBANGAN INOVATIF SEKTOR PERTANIAN DAN KELAUTAN DENGAN DUKUNGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI,” ujar Hendra.

KKN di Kecamatan Air Naningan terdapat 75 orang mahasiswa Unila dan 25 orang mahasiswa IPB yang sedang KKN tersebar ke sepuluh Pekon di Kecamatan Air Naningan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tanggamus melalui Kepala Bappelitbang Hendra Wijaya Mega berpesan kepada mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di Kecamatan Air Naningan agar program-program kerja yang telah direncanakan dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dimasyarakat secara lebih berdaya guna dan berhasil guna. Selain, diharapkan juga agar ada program peningkatan pengetahuan dan wawasan berbasis teknologi bagi para petani baik yang tergabung dengan kelompok tani maupun masyarakat yang bergerak di bidang UMKM dan industri Kecil Menengah. Dimana di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, teknologi informasi berperan sangat penting bagi peningkatan kualitas dan pemasaran produk-produk UMKM maupun Industri Kecil Menengah, baik dalam proses pengemasan produk maupun pemasaran produknya secara online.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN dari UNILA dan IPB masing-masing mempresentasikan hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan KKN selama 30 hari ini dan rencana program kerja yang akan dilaksanakan dalam 10 hari ke depan, baik di tingkat Pekon maupun di tingkat kecamatan.

Kegiatan besar yang diprogramkan akan dilaksanakan selanjutnya adalah pelaksanaan Festival Rakyat Air Naningan yang akan diselenggarakan pada 4 Agustus 2019. Kegiatan ini bertema “Gali Potensi, Perkuat Ekonomi”. Program ini memiliki 3 point utama yang ingin disampaikan yaitu Ekonomi, Geowisata, dan Pertanian.

Hasil dari kegiatan tersebut akan menghasilkan output antara lain:

  1. Meningkatkan penjualan produk lokal khas masing masing pekon melalui bazar yang disediakan
  2. Meningkatkan jaringan pemasaran produk-produk lokal.
  3. Menyelesaikan permasalahan pertanian yang ada di kecamatan Air Naningan melalui talkshow.
  4. Mengenalkan bibit unggul Malada sebagai solusi penyakit kekuningan lada yang terjadi kecamatan Air Naningan.
  5. Membuat papan nama kawasan geowisata di tempat wisata yang sudah diakui oleh dinas pariwisata.
  6. Membuat video promosi tentang geowisata yang ada di Air Naningan dan mempublikasikan melalui sosial media.

Menanggapi presentasi mahasiswa tersebut, pihak Badan Pengelola KKN Universitas Lampung Dr. Sri Waluyo berharap agar lebih ditekankan lagi program-program kerja di tingkat pekon harus sesuai dengan tematik KKN nya, karena KKN ini merupakan KKN tematik yang telah disusun program kerjanya sebelum berangkat ke lokasi dengan melakukan survey pendahuluan, contohnya adalah di pekon Sidomulyo tematiknya adalah Geowisata, maka perlu adanya penyadartahuan dan penyiapan masyarakatnya dalam mendukung program Desa Wisata tersebut, contohnya dengan penyediaan homestay maupun pembuatan oleh-oleh khas produk daerah tersebut.

Sedangkan Camat Air Naningan Bapak Thalud, lebih menekankan adanya sinergi program dan kegiatan antara mahasiswa KKN dengan program-program Kecamatan dan Pekon, terutama program-program yang sekiranya dapat dimasukkan ke dalam APBDes di pekon masing-masing. Sehingga muncul inovasi-inovasi baru di tingkat Pekon untuk mendukung kemajuan pembangunan di Kecamatan Air Naningan,” ujarnya

Kepala Bidang Litbang Haizar, S.sos menyatakan agar dalam pelaksanaan program-program kerja juga bersinergi dengan program-program kerja di tingkat organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Tanggamus, sehingga ada dukungan dalam bentuk kegiatan yang dapat disinergikan dengan program KKN. contohnya dalam pelaksanaan Festival Air Naningan nanti agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan DInas Koperasi dan UKM.

Hendra Wijaya Mega juga berpesan agar potensi wisata Mandi Angin di Kecamatan Air Naningan lebih di ekspose ke publik oleh Mahasiswa KKN sebagai tujuan wisata yang menjadi prioritas di Kecamatan Air Naningan dan pada tahun ini telah mendapat rekor MURI untuk Penanaman pohon Akasia secara serentak sejumlah 30.000 bibit yang dipusatkan di lokasi wisata Mandi Angin tersebut,” papar Hendra.(Sul)

https://www.hariansumatera.com