Asisten 1 Bersama Dinas PUPR Tinjau Lokasi Longsor Sekaligus Beri Santunan

Bagikan Berita

Pesawaran (HS) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Plt Asisten 1 Bidang Pemerintahan Sunyoto, didampingi Dinas PUPR, meninjau Lokasi bencana longsor, serta mengunjungi keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana alam tersebut, yang terjadi di Dusun Tanjung jaya Desa Sumberjaya kecamatan Way Ratai,
Selesa (25/10/2022).

Plt Asisten 1 Sunyoto beserta mengatakan, kami turun langsung guna mengecek keadaan lokasi tanah longsor, agar dapat segera dilakukan penanganan darurat, dan segera mencarikan solusi terbaik, supaya jalan yang tertimbun longsor dapat segera dilalui oleh masyarakat. Mengingat jalan ini merupakan satu-satunya akses yang dapat dilalui masyarakat.

Masih terdapat beberapa titik area jalan yang tertimbun material tanah longsor, segenap instansi dinas terkait, sudah meminta partisipasi kepada aparatur Desa, serta kecamatan, agar bahu-membahu melakukan gotong royong guna pembersihan.

Awalnya Pemda akan menurunkan alat berat untuk membersihkan jalan, namun setelah melihat situasi dan kondisi medan yang berada didaerah pegunungan, serta akses jalan yang kecil dan sempit, maka alat berat tidak bisa diterjunkan, maka diputuskan pembersihan jalan, dilakukan bergotong-royong, oleh aparat Desa, dan kecamatan Way Ratai, ujar Sunyoto.

Selain meninjau Lokasi longsor, serta memberikan arahan dan solusi. Sunyoto mengunjungi rumah keluarga Annisa, korban yang meninggal dunia akibat tanah longsor.

Atas nama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, beserta segenap Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, turut bela sungkawa, serta memberikan santunan bagi keluarga korban.

Dalam kesempatan ini juga, menghimbau masyarakat khususnya yang berada di daerah pegunungan, dan punggi sungai agar senantiasa waspada, terlebih disaat kondisi hujan turun, dan segera mengungsi guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

Dimana saat ini cuacanya memasuki musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi, dengan kurun waktu yang lama. Maka, hal ini dapat memicu bencana alam, seperti banjir, maupun tanah longsor, ujarnya. (Eka)

https://www.hariansumatera.com