Art Prodem Tuntut Panwaslu Tanggamus Usut Tuntas Money Politic

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) –Aliansi Masyarakat Tanggamus Pro Demokrasi (ART-PRODEM) tuntut Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), mengusut tuntas money politic Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung di Kabupaten setempat.

Tuntutan masyarakat yang tergabung dalam ART PRODEM ini, dicetuskan saat aksi demo damai di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanggamus, di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, Rabu (11/07/2018) sekitar pukul 14.00 Wib.

Koordinator Aksi, Agung Prastowo didampingi Furqon dan Imron dalam orasinya mengatakan, bahwa pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung. Ternyata banyak terjadi tindakan yang menciderai demokrasi, bahkan menuju kedalam proses menghancurkan tatanan demokrasi itu sendiri, yang sebenarnya hingga saat ini mulai menuju kearah yang lebih baik.

“Kami memandang bahwa sesuai aturan undang undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada sebagaimana tertera pada pasal 73, dalam seluruh ayat didalamnya. Serta Perbawaslu nomor 13 tahun 2016 menunjukkan bahwa tindakan money politic merupakan musuh utama demokrasi, ” katanya.

Sementara itu, ditambahkan Furqon yang mengatakan dalam orasinya, bahwa tindakan money politic dalam Pilkada di Lampung, nyata nyata terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif, yang bahkan terindikasi melibatkan korporasi raksasa ditanah sang bumi ruwa jurai.

“Kami menolak dengan tegas sebuah kepemimpinan, yang terbangun melalui jalan yang melanggar hukum yang bermuara pada menggadaikan kepentingan rakyat demi kepentingan para pemodal. Ingat seorang kepala daerah merupakan pelindung dan pengayom rakyat bukan menjadi komprador kapitalisme, ” katanya, yang disambut sorak sorai sekitar 150 an massa ART PRODEM.

Furqon melanjutkan, untuk mengawal demokrasi maka kami menuntut, usut tuntas money politic, cabut izin koorporasi dalang politik uang, berikan ruang demorasi rakyat. Kemudian, tolak hasil pemilu curang, rakyat menolak pemimpin curang, tangkap dan adili dalang politik uang.

“Dan kami minta Panwas harus tegas menindak pelanggaran pemilu, kami akan terus mengawal laporan laporan yang masuk panwas. Jika belum juga ada tindak lanjut kedepan, kami akan kembali menggelar aksi, dengan lebih banyak lagi massa, ” katanya.

Terpisah Ketua Panwaskab Tanggamus Dedi Fernando mengatakan, akan merespon keinginan massa, utamanya terkait adanya kasus dugaan money politik yang dilaporkan masyarakat. Adapun kasus tersebut saat ini telah ditindak lanjuti dan sudah diproses ditingkat sentra penegakan hukum terpadu (gakumdu).

“Jadi mohon masyarakat bersabar, semuanya butuh proses, biarkan sentra gakumdu yang bekerja,” katanya. (sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com