Angka Kemiskinan di Way Kanan Masih Tinggi

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan (HS) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan Blambangan Umpu Tahun 2018, dilaksanakan di aula kecamatan setempat, Rabu (21/02/2018). Kegiatan ini dihadiri seluruh stakeholder.

“Melalui Musrenbang Kecamatan kali ini kita berbicara tentang perencanaan tahun ketiga yaitu tahun anggaran 2019. Sampai dengan tahun ketiga ini,  fokus kita adalah pembenahan penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan pelayanan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur,” kata Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya.

Dengan tiga pilar tersebut, kata dia, pemerintah berupaya memberikan landasan kuat membangun ekonomi kerakyatan. Selanjutnya mulai fokus pemberdayaan ekonomi rakyat.   Sebagian besar penduduk Way Kanan atau sekitar 74% bekerja di sektor pertanian dengan kontribusi PDRB mencapai 37,19%.

Artinya, lanjut Adipati, perekonomian Kabupaten Way Kanan masih sangat bergantung pada sektor pertanian.

“Disisi lain  angka kemiskinan di Kabupaten Way Kanan masih cukup tinggi yakni 14,56%, dan mayoritas adalah petani. Kemiskinan tersebut disebabkan petani masih bertumpu pada pertanian tradisional yang menghasilkan bahan mentah (hulu) dengan produktifitas yang rendah. Pertanian rakyat juga masih mengandalkan komoditas ekspor seperti kopi, karet, sawit, lada, singkong yang sangat rentan terhadap fluktuasi harga yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat,” Bupati menguraikan.

Dia meminta sinergitas program pemerintah kabupaten dan kampung sangat penting dilakukan untuk  percepatan pemberdayaan ekonomi rakyat. Meskipun pembangunan ekonomi sangat penting, tetapi sektor lain tetap jadi perhatian secara proporsional agar fungsi pemerintahan kampung sebagai penyelenggara pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan kampung berjalan seimbang. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com