Angin Puting Beliung Terjang Beberapa Desa di Pringsewu

Bagikan
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  

Pringsewu –  Angin topan/Puting beliung melewati sejumlah pekon dari batas Kabupaten Pesawaran hingga Pardasuka, Pringsewu, pada Sabtu Sore, 16 Juni 2018. Seorang tewas dan temannya luka di Pekon Wargamulyo saat keduanya beristirahat di gubuk sawah.

Angin topan yang mendebarkan warga yang melihatnya itu berhasil diabadikan oleh Aziz Bakoye, Nuris Fitria, dan Nizam Kenari. Video dari tiga lokasi Pringsewu tersebut membuat warga, yang umumnya pulang berlebaran, berhenti, karena puting beliung juga melewati jalan raya.
Selain dilewati puting beliung selama 10 menit, Pardasuka juga diguyur hujan bercampur petir. “Tidak terlalu deras hujannya, tetapi angin dan petir membuat anak-anak ketakutan,” ujar Rahmadi, warga Ambarawa.
Kapolsek Pardasuka AKP Harry Suryadi , mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, mengatakan, sekitar pukul 17.10 mereka mendapat laporan tentang dua warga yang tewas dan luka di gubuk sawahnya karena terkena petir di dusun Kediri, Pekon Wargomulyo, Pardasuka, Pringsewu.
Seorang warga bernama Suradi, berusia 66 tahun,  tewas terkena petir,  sedangkan Wagino, 55 tahun,  luka di bagian punggung, dan hingga Sabtu Malam dirawat Klinik Welas Asih, Kecamatan Ambarawa, kata AKP Harry Suryadi.
Menurut saksi Tari, warga sekitar, ia melihat keduanya menggembala kerbau dan kambing sejak pukul 14.00. Tiga jam kemudian, hujan deras, yang disertai petir. Saat hendak pulang ia melihat kedua pria berusia lanjut itu terkapar di dalam gubuk sawah.
(sumber:Lampung TV)
hs-krs-22.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com