Anggota DPRD: Perusak Tanaman Rakyat Harus Bertanggungjawab!

Bagikan
  • 185
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Perusakan tanaman milik warga Dusun Dorowati, Desa Penagan Ratu, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, yang diduga kuat dilakukan oknum Koperasi Produsen Pelita Harapan (KPPH), pada Jum’at lalu, (26/01/2018) mendapat kecaman keras dari wakil rakyat.

Diberitakan sebelumnya, aksi perusakan tersebut dipicu belum disepakatinya biaya sewa lahan yang diminta oknum KPPH kepada warga yang memanfaatkan areal perengan-pinggiran irigasi milik Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung. Masyarakat setempat telah memanfaatkan areal dimaksud selama puluhan tahun.

Ditegaskan anggota DPRD Lampura Fraksi Nurani Rakyat, Dedy Andrianto, aksi gusur paksa yang terindikasi dilakukan oknum KPPH dan mengakibatkan rusaknya tanaman milik warga Dusun Dorowati itu merupakan tindakan yang tidak terpuji.

“Dengan dalih apapun, tindakan oknum KPPH yang terindikasi melakukan pemaksaan kehendak terhadap warga Dusun Dorowati tidak dapat dibenarkan,” tegas Dedy Andrianto, Sabtu, (27/01/2018), sesaat usai melakukan mediasi dengan warga setempat.

Dikatakan Dedy Andrianto yang juga menduduki kursi Ketua DPK PKPI Kab. Lampura, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap oknum KPPH.

“Secepatnya akan ditindaklanjuti. Kita akan tanyakan motif apa yang dijadikan oknum KPPH untuk melakukan tindakan yang secara faktual merugikan hajat hidup orang banyak,” tegas Dedy yang juga sebagai warga Dusun Dorowati.

Dikatakannya lebih lanjut, secara normatif, koperasi merupakan soko guru ekonomi.

“Koperasi didirikan memiliki tujuan untuk kemaslahatan para anggotanya. Dalam hal ini, Pengurus KPPH semestinya memberikan contoh yang pantas untuk dijadikan panutan. Kami akan telusuri lebih mendalam terkait fungsi dan status lembaga, maupun keabsahan administrasi dari MoU KPPH dengan Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung,” tegas Dedy.

Ditambahkannya, oknum KPPH diduga kuat melakukan tindakan pemerasan, perbuatan tidak menyenangkan, serta dengan sengaja melakukan makar.

“Dalam kesempatan ini pula saya mengimbau oknum KPPH agar segera mempertanggungjawabkan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukannya terhadap warga Dusun Dorowati. Selain itu, atas nama wakil rakyat, saya meminta oknum KPPH menghentikan tindakan gusur paksa di areal sengketa sampai ditemukan solusi terbaik bagi pihak-pihak terkait,” himbau Dedy. (ef/di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com