Anak Penderita Tumor Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bagikan Berita

KOTABUMI (HS) – Catur Guntur Alfatir (7) putra ke empat pasangan Rambat (46) dan Endang (43) warga Kampung Kotabumi Desa Kota Kembang Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan, butuh uluran tangan. Saat ini Catur di rawat intensif di RSDM Ryacudu, Kotabumi, Rabu (23/01).

Ibunda Catur menceritakan, sejak lahir tidak tampak gejala penyakit aneh pada anaknya, lalu memasuki usia 5 tahun, timbul benjolan di leher bagian kanan dan terus membesar.

Meski penyakit itu terlihat, ketika itu tidak tampak gejala gejala aneh pada anaknya, Catur terus beraktifitas seperti biasa bermain dengan teman sebayanya.

“Ini (penyakit) sudah dari dua tahun yang lalu, sejak saat itu terus membesar. Saya lihat kok badan anak saya kurus saya bawa berobat di sana (Way Kanan),” kata Endang, ditemui d RSDM. Ryacudu, Rabu (23/01).

Dilanjut Endang, saat itu karena terkendala biaya perobatan Catur berhenti dan membuat keadaan Catur semakin melemah.

Dirinya berkeinginan agar anaknya lekas sembuh dan mendapat pelayanan yang bagi dari pihak rumah sakit yang menangani anaknya.

“Biar cepet sembuh dan dapat perawatan yang baik, kalau ada yang membantu kami berterimakasih banyak.” lanjutnya.

Sementara, dr. Ismi Citra Ismail, S.Pa, menjelaskan, pihak rumah sakit hanya memperbaiki keadaan pasien (Catur) dengan memberikan transfusi darah. Hasil diagnosa kata dr. Ismi, Catur mengidap penyakit tumor.

“Hasil diagnosa anak ini mengidap tumor atau benjolan yang tidak pada tempatnya dibagian leher, sejauh ini belom tau ganas atau tidak nya.” jelas Ismi, ditemui diruang anak, tempat catur dirawat, Rabu (23/01).

Masih kata Ismi, terdapat kelenjar getah bening berlebih pada leher pasien, namun saat ini kondisi cukup stabil, tidak hanya demam anak juga sudah mau makan dan minum, “kami disini hanya memperbaiki keadaan pasien dengan memberi transfusi darah. Karena, penegakan diagnosis ( tumor) tidak bisa dilakukan di RS Ryacudu. Jadi nanti pasien akan di bawa ke Rumah Sakit Abdul Moloek Bandar Lampung.” ucap dia, serta katakan, “Diameter sudah mencapai 10cm,” pungkasnya.(*/ef).

https://www.hariansumatera.com