Amien Rais Menyindir, Demokrat Membalas

Share Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyindir tokoh yang peragu dan main aman. Amien tidak menyebut sosok tokoh yang menurutnya tidak layak diikuti itu. Namun, sindiran itu dibalas Partai Demokrat (PD).

Pernyataan itu disampaikan Amien lewat akun Instagram miliknya, @amienraisofficial. Dilihat detikcom, Sabtu (20/4/2019), video itu diunggah dengan judul ‘Pesan dari Bapak Prof. Dr. H. Mohammad Amien Rais, MA. Viralkan.’.

“Saudara-saudaraku yang saya cintai, pada saat-saat seperti ini memang selalu muncul tokoh yang jadi gagap, ragu-ragu. Jadi serba bimbang, ragu, nggak ikut ke mana-mana. Jadi safety player. Jangan ikuti orang seperti itu,” kata Amien. 

Amien kemudian mengingatkan soal kuasa Allah SWT. Menurut Amien, rakyat tidak perlu takut. Amien juga mengimbau KPU-Bawaslu berhati-hati terhadap kekuatan rakyat. 

“Kita perlu ketegasan, keberanian, hanya takut kepada Allah. Jadi siapa pun yang berani melawan rakyat atau mengubah-ubah C1 dengan seenaknya, berhadapan dengan rakyat. Hati-hati KPU. Hati-hati Bawaslu. Hati-hati semuanya,” ujar dia.

Di akhir video, Amien kembali menyinggung soal orang peragu. Ia mengatakan orang peragu tidak berguna hidup di dunia. Siapa sosok yang disindir? Amien tidak menyebut nama tersebut.

“Saya kira itu, jangan jadi orang peragu. Nggak ada gunanya hidup di dunia jadi orang peragu,” tegas Amien.

Politikus PD Andi Arief menanggapi pernyataan Amien Rais tersebut. Andi meminta Amien tidak menantang sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya berharap Pak Amien Rais tak usah sok jago nantang-nantang SBY,” kata Andi lewat akun Twitter @AndiArief__, Sabtu (20/4).

Dia mengingatkan Amien agar menahan diri. Andi mengatakan SBY punya cara sendiri untuk menyelamatkan situasi.

“Dulu bukannya Pak Amien baru digertak SBY karena komentar hoak belaga pilon. SBY punya jalan berbeda dalam menyelamatkan situasi. Saya harap Pak Amien menahan diri. Soal marah semua orang bisa melakukan,” ujarnya.

Andi menyebut SBY sudah mengenal Ketum Gerindra sekaligus capres Prabowo Subianto lebih lama daripada Amien. Dia menegaskan SBY tidak mungkin mencelakakan Prabowo. Menurut Andi, Prabowo malah harus berhati-hati terhadap Amien.

“Kita akan buktikan SBY atau Pak Amien Rais yang akan selamatkan situasi ini. SBY lebih kenal lama Prabowo dan tidak akan pernah menyarankan sebuah jalan yang akan mencelakakan,” kata Andi.

Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin juga menyesalkan pernyataan Amien Rais. Menurut Amir, pernyataan Amien tendensius dan cenderung menghasut.

“Saya menyesalkan kalau seorang Amien Rais mengeluarkan pernyataan itu, apalagi tendensius dan menghasut,” kata Amir kepada wartawan, Sabtu (20/4).

Dia menyebut Amien seharusnya bisa meredam panasnya situasi politik dalam negeri saat ini. Apalagi, kata Amir, Amien dikenal sebagai tokoh reformasi Indonesia.

“Amien Rais sebagai tokoh bangsa harusnya menenangkan situasi genting. Harusnya dia berada di posisi menenangkan, bukan membakar. Apa artinya menjadi tokoh bangsa kalau membakar dan menghasut seperti itu?” ujarnya.

Amir mengingatkan agar seluruh elemen bangsa menghormati apapun hasil Pemilu 2019. Meski kini PD ada di barisan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ia menegaskan akan menghormati siapa pun presiden-wapres pilihan rakyat.

“Kita berpegang kepada konstitusi. Kita punya UU. Kami memang bersama-sama dengan 02, tapi manakala rakyat sudah menentukan pilihannya, wajib kepada kita semua menghormati pilihan itu. Tidak bisa kita tawar-menawar,” ucap Amir.

“Kan sudah diatur bagaimana pemilu ini, institusi mana yang ditentukan untuk menyelenggarakan. Kita harus berprasangka baik terhadap institusi tersebut, kecuali kita punya bukti. Tidak boleh kita memanaskan situasi yang cenderung menghasut dan merusak ketertiban negara,” imbuh dia.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hariansumatera.com