Akibat Luapan Sungai Way Tuba Kota Agung, Tiga Rumah Alami Rusak

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Akibat curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Kota Agung dan sekitarnya, mengakibatkan sungai Way Tuba meluap dan menghantam serta mengikis pemukiman warga yang berada disepanjang bantaran sungai, akibatnya tiga rumah milik warga RT 19 Lingkungan 007 Dusun Way Tuba Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung, mengalami kerusakan yang cukup parah. (Senin 30/12/19).

Sementara Sabrawi(60) warga RT 19 Dusun Way Tuba salah satu diantara 3 rumah warga yang tinggal dibantaran sungai Way Tuba, dimana rumahnya yang mengalami kerusakan cukup parah, dan keretakan yang cukup panjang dengan lebar retak berdiameter 2-3 Centimeter mulai dari bagian dinding serta lantai rumahnya, selain dia yang tinggal dirumah ada anak beserta keenam cucunya yang masih kecil-kecil turut tinggal dengan dirinya dirumah ini.

” Saya khawatir dengan cucu-cucu saya, terlebih saat malam hari dan turun hujan lebat, karena kondisi rumah sudah retak mas, sepertinya tinggal sekali lagi sungai Way Tuba meluap dan membawa sebagian rumah saya, rumah ini harta saya satu-satunya, tempat bernaung bersama anak dan juga cucu-cucu saya,”tutur pria tua ini.

Dengan upaya memperbaiki pondasi yang tergerus oleh air sungai, namun semua itu sia-sia pasalnya saat hujan lebat dan sungai meluap pondasi yang baru kembali hancur diterjang banjir. Kini iya hanya bisa pasrah dan berharap adanya bantuan dari pemerintah terkait

” Bantuan sangat kami harapkan, dan adanya perhatian dari pemerintah Tanggamus maupun instansi terkait, mudah-mudahan ada solusinya, saya sudah berupaya dengan kembali mempondasi bagian rumah yang telah tergerus air sungai ini, namun saat hujan lebat dan membuat sungai kembali meluap pondasi baru lagi-lagi hancur akibat diterjang air, sehingga dirinya tak dapat lagi berbuat apa-apa sebab adanya faktor ekonomi, terlebih saat malam hari saat hujan kami semua berjaga karena cukup khawatir dengan kondisi saat yang memprihatinkan, “ucap Sabrawi.

Sumaryanto salah satu Satgas di Kelurahan Kuripan ketika dilokasi menyampaikan, sebenarnya beberapa waktu lalu kondisinya tak separah sekarang, dan sudah melaporkan dengan lurah, bahkan sebelumnya sudah pernah di laporkan saat ada kegiatan Musrenbang, namun tak juga ada jawaban, sehingga kondisinya saat ini cukup parah dan mengkhawatirkan.

” Proposal sudah kita buat dan di serahkan kepada pihak kecamatan, saat musrenbang pun sudah kita ajukan, bahkan pada saat reses anggota DPRD Provinsi juga telah kita beritahukan, intinya satu hanya supaya cepat di lakukan perbaikan, untuk menghindari hal-hal yang tak kita inginkan, semuanya ada tiga rumah yang mengalami kerusakan cukup parah,”

Sementara terpisah, Menurut Kabid Kedaruratan BPBD Tanggamus Adi Nugroho, pihaknya belum menerima laporan sebagai dasar untuk tindakan tanggapan darurat.

Sebab sebelumnya tiga rumah rusak terkena gerusan air sungai Way Tuba, korbannya yaitu rumah Sabrawi, Darwis dan Amir. Akibat hujan deras pada Sabtu (29/12) malam.

“Sampai sekarang kami belum menerima laporan dari pihak kelurahan atau kecamatan, hanya tahu dari pemberitaan,” ujar Adi.

Ia mengaku, meski belum ada laporan namun pihaknya tetap akan memberikan bantuan darurat. Dan itu bakal disalurkan dalam waktu secepatnya, sebagai respon terhadap korban bencana.

“Meski kami tidak terima laporan tapi kami sudah tahu maka diputuskan untuk memberikan bantuan, Untuk bantuan yang sifatnya darurat seperti bahan makanan siap saji, minuman, peralatan masak, perlengkapan tidur seperti karpet plastik, selimut”. Tandas adi(riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com