LAHAT- SUMSEL (HS) – DLH Bidang Penaatan dan PKLH Kab. Lahat Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) Desa Muaramaung Kecamatan Merapi Barat, Rabu (6/08/2025).
Sosialisasi mengambil tema “Praktik pembuatan kompos dan pestisida organik bersama tim PKK Desa Muaramaung dan Pengelolaan sampah.

Kegiatan menghadirkan dua Narasumber, Pemerhati Lingkungan Ir Clara Sopiana Primartuti Dpl. kim. dari Jakarta dan Hardiansyah.SE tenaga ahli pengelolaan sampah dari Kabupaten Lahat, di bantu oleh Tim DLH Lahat Yuni Astuti mewakili Kabid DLH bidang 4 Siti Zaleha.
Kepala Desa Muaramaung Arman dalam sambutannya menyampaikan tujuan sosialisasi ini adalah agar masyarakat dan Kader-Kader PKK dapat memanfaatkan sampah atau limbah rumah tangga menjadi bermanfaat .
Seperti biasanya mbak Nana dengan gayanya yang khas, menyapa kader2 PKK dan masyarakat yang 80 persennya adalah ibu rumah tangga, mengajak agar supaya masyarakat mulai dari sekarang harus bisa memilah dan memanfaatkan limbah atau sampah yang berasal dari Rumah tangga.
Bagai di hipnotis masyarakatnya menyimak materi yang di sampaikan oleh mbak Nana dan Hardiansyah, mulai dari pemanfaatan limbah dan sampah yang berasal dari sisa- makanan hingga ke pekarangan rumah.
Dalam acara ini terlihat keseruan masyarakat dengan antusias mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat kompos dan pestisida organik ini seperti sisa Nasi. Sayuran dan dedaunan kering.
Selesai mereka mengumpulkan bahan-bahan, mbak Nana memaparkan langkah -langkah pembuatan pupuk organik dan pestisida organik melalui proyektor yang telah disiapkan.
“Berikut cara pembuatan pupuk kompos, pestisida alami, dan pengelolaan sampah “ujar mbak Nana.
Pembahasan diawali dengan pembuatan Pupuk Kompos, yakni persiapan bahan organik seperti daun kering, sampah dapur, kotoran hewan,atau ternak dan sayuran atau jerami, menyiapkan tempat pengomposan seperti lubang pengomposan, atau bak, atau ember.
Lalu bahan – bahan tersebut dicacah dicampur dengan kotoran ternak kedalam lubang atau bak yang telah kita siapkan. Lalu tambahkan air Gula Jawa yang telah di cairkan tambahkan Am-4 sesuai takaran.
Untuk menjaga kelembaban kompos, diaduk-aduk kompos secara teratur untuk memastikan proses pengomposan berjalan lancar.Tunggu beberapa minggu hingga kompos matang dan siap digunakan.
Untuk Pembuatan Pestisida Alami, kita siapkan bahan-bahan, seperti kulit bawang, jahe, lengkuas (Laos) atau tanaman yang memiliki sifat insektisida.
Kemudian bahan tersebut digiling atau direbus ditambah dengan air secukupnya untuk pestisida organik.
Cara penggunaan cukup dengan disemprotkan saja ketanaman yang terkena Hama.
Selanjutnya Kader PKK Desa Muaramaung mendapatkan paparan materi pengelolaan Sampah oleh Hardiansyah atau Kak Dian sapaan akrabnya, menurut K Dian, pemilahan sampah terbagi dua ada organik, non organik dan berbahaya.
Sedangkan sampah anorganik terbagi dua, produk yang dapat di daur ulang dan ada produk yang tidak dapat di daur ulang atau produk tidak ramah Lingkungan, seperti pelastik.
Ada sampah yang bisa di daur ulang artinya dapat digunakan kembali atau daur ulang yakni sampah yang bisa didaur ulang seperti kertas, plastik dan Logam.
“Nah kalau sampah di gunakan sebagai pupuk itu adalah sampah organik” ujarnya.
Buang dengan benar sampah yang tidak dapat didaur ulang , yaitu dengan memasukkannya ke dalam tempat sampah yang telah disediakan. (NIS)



