Metro (HS) – Dalam rangka penanggulangan dampak Covid-19, 3000 KK warga Kota Metro yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan menerima pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam bulan April ini. Sementara kurang-lebih 4800 KK warga Non-DTKS akan terealisasi pencairannya setelah data mereka di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Metro selesai di verifikasi, Rabu (22/4/2020).
Saat ini ada 8000 KK warga miskin Kota Metro yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), 5000 KK diantaranya telah menerima PKH, sisanya sebanyak 3000 KK dan belum menerima PKH akan menerima bantuan sosial (Bansos) dari Kementrian Sosial (Kemensos) pada bulan April ini, bantuan tersebut akan diterima langsung oleh warga bersangkutan sebesar Rp. 600.000 memalui Kantor Pos.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Penanganan Fakir Miskin (Linjamsos PFM) Dinas Sosoal Kota Metro Sri Mubarokawati, mewakili Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Metro Suwandi mengatakan, Anggaran yang di gelontorkan dari Kementrian Sosial (APBN) tersebut diperuntukan bagi 5.917 KK warga Kota Metro yang terdampak covid-19.
“Sampai saat ini data warga Kota Metro Non-DTKS yang sudah masuk ke Dinsos kurang-lebih 4800 KK, Setelah kita rekapitulasi, data warga tersebut kita setorkan ke Kemensos agar mereka dapat segera mencairkan dana juga melalui Kantor Pos” ungkap Sri.
Sri menjelaskan, warga yang tergolong Non-DTKS adalah warga yang tidak mendapatkan PKH, Mereka itu pekerja harian seperti ojek online, pedagang, buruh hingga karyawan yang tidak memiliki penghasilan lagi akibat dampak dari virus covid-19.
“Karena tidak semua warga Non-DTKS terakomodir di APBN, sisanya akan di cover oleh APBD kota Metro melalui anggaran penanggulangan covid-19 sebesar 4,4 Miliar”, jelas Sri mubarokawati. (Rizky)



