Pasca Bentrok Dua Kelompok Warga, Mesuji Mulai Kondusif

Bagikan Berita

Mesuji (HS),- Pasca bentrok dua kelompok warga di Register 45 Mekarjaya, Kabupaten Mesuji yang menewaskan 4 orang warga Pematang Panggang, 45 Sungai Buaya, Mesuji hari ini situasinya perlahan mulai kondusif, Kamis (18/07/2019).

Menurut Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, untuk mengantisipasi agar bentrok tidak meluas, sedikitnya 200 anggota gabungan Polda Lampung bersama Polres Tulangbawang dan Kodim 0426, turun mengamankan lokasi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwano Pandra Arsyad membenarkan adanya bentrok antara kelompok di Regester 45 Sungai Buaya Kabupaten Mesuji, kejadiannya Rabu (17/07).

Ratusan anggota saat ini berada di tempat kejadian sedang melakukan lokalisasi agar bentrokan tidak meluas, serta memberikan upaya persuasif agar kedua kelompok yang berselisih bisa menahan diri.

Kapolres Mesuji sejak kemarin sudah terjun bersama anggotanya ketempat kejadian, sampai hari ini berada di TKP, untuk menetralkan suasana dan melakukan pendekatan kepada kelompok yang bertikai. .

Wakapolres Mesuji, Kompol Hendriansyah mengatakan saat ini Kapolres dan anggota sedang berada di lokasi kejadian untuk meredam bentrok susulan.

Kronologis kejadian, dipaparkan Pandra, bentrok berawal dari sekitar pukul 11.00 WIB, datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Bajak tersebut melakukan pembajakan di area tanah seluas setengah hektare milik Yusuf (41) yang merupakan kelompok dari Mekar Jaya Abadi.
“Pembajakan itu diketahui oleh salah satu warga kelompok Mekar Jaya Abadi. Kemudian warga memukul kentongan dan mengamankan pembajak tersebut,” kata dia.

Setelah itu kelompok Mekar Jaya Abadi menanyakan atas perintah siapa melakukan pembajakan tersebut. Tidak lama itu, operator bajak tersebut pulang.

“Setelah pulang tidak lama itu datang sekelompok warga Pematang Panggang Mesuji Raya dengan membawa senjata tajam dan langsung melakukan penyerangan terhadap warga kelompok Mekar Jaya yang mengamankan bajak tersebut,” kata dia lagi.

Pandra menambahkan dua kelompok tersebut kemudian bentrok dan saling serang sehingga menimbulkan korban dari warga kelompok Pematang Panggang meninggal 4 orang.

“Empat korban dari kelompok Pematang Panggang yakni DI, JN, dan RI. Sementara satu korban belum diketahui identitasnya dan sedang berada di Puskesmas Pematang,” katanya.

Dari kelompok Mekar Jaya Abadi tujuh orang korban mengalami luka bacok dan luka tembak atas nama YI, JO, BI, HO, RT, RN, dan II. Ketujuh korban tersebut telah dibawa ke Klinik Asa Medika Pematang.

Kapolres Mesuji, AKBP Edi Purnomo mengatakan kondisi saat ini sudah kondusif. Namun pihaknya tetap masih berjaga mengantisipasi aksi bentrok susulan.

“Sekitar 200 anggota di lokasi dari kepolisian dan TNI,” berada konsentrasi di tempat kejadian.

Upaya yang telah dilakukan polisi berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meredam dan menahan diri dari kedua kelompok.

“Kita juga sudah mengantarkan para korban ke lokasi kediamannya masing-masing,” keluarga korban. (gun)

https://www.hariansumatera.com