Moratorium Masih Membelit Usulan Sungkai Bunga Mayang

Bagikan
  • 75
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Pemerintah Republik Indonesia masih memoratorium atau memberhentikan sementara pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Itulah salah satu penyebab usulan daerah baru terkendala. Termasuk rencana usulan daerah Sungkai Bunga Mayang (SBM).

Persoalan ini disampaikan Kepala Biro Pemerintah dan Otonomi Daerah (Otda) Provinsi Lampung Chandri, yang dirilis Humas Pemkab Lampung Utara ke sejumlah media, Senin (23/1).

Meski begitu, Chandri mengatakan tidak berarti berkas pembentukan DOB Sungkai Bunga Mayang tidak diteruskan atau ditindak lanjuti. Usulan ini memang bergantuang pemerintah pusat, merespon atau tidak wacana pemekaran yang akan diajukan.

“Ini bukan di Lampung saja, se-Indonesia hampir kasusnya sama, ada pemekaran kabupaten, ada pemekaran provinsi, ada pemekaran kota,” kata Chandri.
Pemerintah pusat, kata dia, belum mengganti PP No. 78 dan masih berlakunya Undang-Undang No. 23 tentang Pemerintah Daerah. “Nah ini yang kita tunggu, mudah-mudahan dalam waktu singkat, yang ditunggu masyarakat bisa segera dikeluarkan, serta menjadi tolok ukur atau dasar kita melangkah lebih lanjut,” terangnya.

Mengenai berkas pemekaran SBM yang disampaikan Pemkab Lampura, Chandri menjelaskan pihaknya akan memverifikasi dan mengecek kelengkapan berkas tersebut. Setelah dinyatakan lengkap, selanjutnya akan dilakukan pengecekan langsung untuk mengetahui lokasi, luas tanah, banyaknya kecamatan, dilanjutkan dialog dengan masyarakat. “Apakah ini keinginan masyarakat apakah keinginan segelintir orang,” katanya.

ÔÇťApabila aspirasi murni masyarakat, tidak ada alasan bagi Provinsi Lampung untuk tidak melanjutkannya,”ujar Chandri.

Pemkab Lampura menyerahkan berkas Pemekaran SBM ke Provinsi Lampung, Senin (23/1).

Berkas diserahkan langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Yuzar, mewakili Pemkab Lampura kepada Pemerintah Provinsi Lampung, yang diterima Kepala Biro Pemerintah dan Otda Propinsi Lampung Chandri, serta disaksikan tokoh masyarakat di antaranya Hidayat Lambasi, Herman Sanusi, dan Junaidi.

Seperti yang diketahui, wacana pemekaran Daerah Otonomi Baru Kabupaten Sungkai Bunga Mayang ini, sebenarnya telah berlangsung sejak 12 tahun lalu, yaitu tepatnya 2004. Pada awal Desember 2016, DPRD Lampung Utara dan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menyetujui rencana pembentukan Kabupaten Sungkai Bunga Mayang (SBM) dalam rapat paripurna beberapa bulan lalu. (efry)

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com