Way Kanan Kenalkan Peraturan Pendaftaran Tanah Prona

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan (HS) – Pemerintah Kabupaten  Way kanan Lampung menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) Program Nasional Agraria (Prona) yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Kamis (28/9).Yang dibuka oleh Penjabat Sekdakab Saipul, S.Sos., MIP.

Menyampaikan sambutan Bupati H. Raden Adipati Surya, SH., MM., Pj. Sekdakab Way Kanan mengatakan, pelaksanaan program prioritas percepatan pendaftaran tanah oleh pemerintah itu, perlu dilakukan penyiapan dokumen penguasaan atau pemilikan tanah, sarana dan prasarana yang diperlukan bagi masyarakat agar tanah yang dimiliki dapat didaftarkan, namun pembiayaannya belum diatur dalam APBN.

Dasar  penerbitan Perbup tersebut adalah Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 25/SKB/V/2017, Nomor 590-3167A Tahun 2017 dan Nomor 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis.

Saipul mengungkapkan, keputusan bersama tiga menteri ini bertujuan untuk penyeragaman biaya sistematis lengkap yang tidak tertampung dalam APBN.

Adapun kegiatan Persiapan Pendaftaran Sistematis Lengkap yang tidak tertampung dalam APBN sambungnya yakni kegiatan penyiapan dokumen, pengadaan Patok dan Materai serta operasional petugas kelurahan dan kampung.

“Besaran biaya maksimal yang diperlukan untuk kegiatan itu  sebesar Rp. 200.000,- merupakan untuk biaya yang tercantum dalam Diktum ke VII angka ke-4 Surat Keputusan Bersama tiga menteri tersebut yang menggolongkan Provinsi Lampung pada Kategori IV bersama dengan Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Bengkulu dan Provinsi Kalimantan Selatan,” jelas Saipul.

Dengan terbitanya Perbup, jika ada pihak-pihak yang memungut lebih dari 200 ribu, maka bisa dikategorikan pungutan liar alias pungli.

Dibeberkan pula dengan terbitnya perbup ini kepada para camat untuk segera mensosialisasikan kebawah sehingga dikemudian hari tidak menimbulkan masalah.

“Jangan sampai gara-gara uang gak seberapa, nanti beurusan dengan hukum,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan perbup ini belum sampai kepada masyarakat. Pasalnya, kini masyarakat sebagai peserta Prona 2017 dikenai biaya lebih dari Rp. 200ribu.

“Sehubungan dengan penarikan biaya kepada masyarakat, maka sebagai dasar hukumnya, Bupati menerbitkan Keputusan Nomor 60 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kabupaten Way Kanan. Sehingga penarikan biaya tersebut tidak dikategorikan sebagai pungutan liar sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com