Warga Tanjung Anam Kotabumi Tolak Patung Penganten di Jalan Pahlawan

Bagikan
  • 75
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota bumi (HS) – Perwakilan warga masyarakat Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, khususnya Warga Jalan Pahlawan, Kotabumi menolak pembangunan patung pengantin, yang dibangun di pertigaan jalan pahlawan, Kotabumi, hal tersebut terungkap pada rapat bersama dengan Komisi III DPRD Lampung Utara, Rabu (8/3/2017).

Agus Rahmat, perwakilan warga mengatakan ‎alasannya ditolak oleh warga, karena pembangunan tugu tersebut dapat menghilangkan nilai sejarah nama jalan.
“Kami warga yang bermukim di Jalan Pahlawan tidak setuju pembangunan tugu pengantin itu karena akan menghilangkan nilai sejarah yang terkandung di Jalan Pahlawan‎,” ujarnya.

Nama Jalan Pahlawan itu menurutnya sengaja diberikan untuk mengingat jasa pahlawan yang bertempat tinggal di jalan itu, yakni almarhum Mustafa. Almarhum Mustafa sendiri merupakan salah satu pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan dimakamkan di jalan tersebut.‎ “Kalau memang masih ingin dibangun tugu pengantin, kami minta Pemkab mengalihkannya ke lokasi lain,”Tuturnya.

Ditempat yang sama, Zuheri, salah satu warga jalan pahlawan, mengatakan Perwakilan warga Jalan Pahlawan, Kotabumi, Lampung Utara mengancam akan menjadikan Kotabumi sebagai ‘Kalianda, Lampung Selatan’ kedua ‎jika masih tetap meneruskan pembangunan tugu pengantin di ujung Jalan Pahlawan, berbagai aspirasi penolakan ini telah disampaikan namun tak menemui titik temu. Kemarahan massa ‎akhirnya memuncak dan memutuskan untuk merobohkan patung kakek Bupati Rycko Menoza tersebut pada ‎Senin (30/4/2012).

‎”Jika masih tetap diteruskan pembangunan tugu pengantin itu maka jangan salahkan kami jika terjadi “Kalianda” kedua di Lampung Utara,” kata Zuheri warga lainnya.

‎Mereka tidak mempersoalkan pembangunan tugu pengantin itu jika lokasinya dialihkan ke lokasi lain atau tidak berada di ujung Jalan Pahlawan. Untuk itu, ia meminta Pemkab mau mendengarkan aspirasi mereka sehingga dapat meninjau ulang lokasi pembangunan tugu yang dinilai salah lokasi tersebut.

“Kepada Pemkab, kami mohon dengarkanlah aspirasi kami ini karena ‎kami keberatan dengan pembangunan tugu pengantin di Jalan itu,” pintanya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali membangun tugu berupa sepasang pengantin yang mengenakan pakian adat Lampung. Letak tugu pengantin tersebut, dipusatkan di pertigaan jalan Pahlawan, tepatnya di depan kantor Pemerintahan setempat.(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com