Kedondong (HS),- Masyarakat Desa Pesawaran, kecamatan Kedondong, kabupaten Pesawaran merasa senang dengan jalan disusunnya mulus di Rabat Beton dengan menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2019.
Namun disamping itu warga juga kecewa karena pengerjaannya asal-asalan, baru beberapa bulan sudah banyak yang retak dan semennya pada ngelotok, hal ini dikeluhkan beberapa warga kepada hariansumatera.com, Senin (09/09/2019)
Ibu Sopiah dan ibu Sri Hendarwati mengatakan, Rabat beton ini dikerjakan pada bulan Mei 2019, tepatnya pada bulan puasa namun baru beberapa bulan sudah pada retak dan semennya pada ngelotok, ungkapnya.
Menurut ketua RT di dusun Pesawaran Induk Herli dan Rosikin mengatakan, Rabat Beton di wilayahnya dengan Volume (162 M x 2,3 M), waktu itu dikerjakan oleh 12 orang selama 13 hari dan upah pekerja dibayar Rp 30 Rb perhari, sebagai pengawas bapak Aziz Kaur. Pembangunan dan bapak Rus (Kadus) selaku Mandor. Adapun masalah anggaran kami tidak tahu besarannya, ungkap kedua ketua RT, dipesawan induk ini.
Masyarakat menyayangkan pengelolaan Dana Desa untuk pembangunan diwilayahnya. Rabat beton baru beberapa bulan dibangun sudah pada retak dan semennya pada ngelotok. (Eka)




