Warga Kampung KCA Tulangbawang minta kepastian Hukum Soal Bantuan Dana Desa

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rawajitu (HS), warga Kampung Karya Cinta Abadi, Kecamatan Rawajitu Selatan, minta kepastian hukum soal bantuan dana DD dari Pemkab Tulang Bawang. Rabu (03/07/2019).

Sudah 3 tahun berturut turut KCA (devinitif) tidak mendapatkan dana DD, usaha mengurusnya sampai ke Pemkab tidak mendapatkan tanggapan, nasipnya seperti bola pimpong.

Diduga permasalahan tahun 2017, Pj KCA camat Sukerdi menyelewengkan uang batuan, dan carut marutnya administrasi kampung saat itu, kata sumber tidak mau dikutip namanya.

“beberapa hari lalu kami mendatangi dinas terkait di Pemkab Tuba, tujuannya ingin mendapatkan kepastin, namun dialami seperti bola pingpong,” kata Andi Samsu Ketua BPK.

Pertemuan dilanjutkan di Kampung KCA Selasa (02/07/2019) yang datang cuman Kadis DPMKK Yendahren, hasilnya nihil membuat kecewa. “kami minta KCA jangan dianak tirikan, jangan digantung, kalau keberatan bubarkan saja kampung ini , , jangan tarik ulur, ,kami siap hidup mandiri berdiri sendiri,”kata warga. Menurut Muslimin Pj Kkm KCA, warga menginginkan bantuan tahun ini buat penimbunan tanah merah di jalan poros, rehap gedung posyandu, paut dan membuat lapangan potzal. .Camat Suker Pj Kkm KCA tahun 2019, dugaan adanya penyelewengan dana ketika dikonvirmasi pihanya membantah, ” ya g bener lah…..rang dana ADD emang g dicairkan oleh pihak kab ….cek di dpmpk kab tuba, tuturnya. Menurut Sukerdi yg pokok th 2017 yg cair cm siltap aparat tuk 3 bulan (jan, febr, maret. dana GSMK cair 2 tahap 10 jt, yg tidak dikucurkan oleh kab lbih kurang 500 jt. Sementara Yendahren Kadis DPMKK ketika dihubungi mengataakan singkat “.nanti kita release ya biar gak salah soalnya dah berlarut-larut,” katanya, kalau pertemuan kemarin di kampung KCA, menjelaskan kenapa tidak cair, justru ini hari lagi acara kajarindi pemda, kata Yendahren. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com