Walah, Silakan Nilai Kualitas Pekerjaan Program PISEW di Kotabumi Utara ini

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) berupa jalan tembus alternatif antardesa dimulai dari Desa Talangjali menuju Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, baru mencapai 70% proses pekerjaan.

Program padat karya yang ditujukan sebagai sebagai upaya menstabilkan perekonomian warga pedesaan di masa pandemi Covid-19 ini juga diharapkan mampu mengelola sumberdaya lokal yang ada.

Meski demikian, hasil pantauan di lapangan, Senin kemarin, 31 Agustus 2020, pekerjaan jalan alternatif rabat beton antardesa di Desa Talangjali menuju Desa Madukoro ini ditemukan beberapa titik hasil pekerjaannya diduga memiliki kualitas yang buruk.

Bagaimana tidak, jalan alternatif antardesa itu yang hingga berita ini terupdate, beton jalannya tampak mulai terkelupas. Batu-batu kerikil dan pecahan semen bercampur material pasir berserak di badan jalan.

Selain itu, di beberapa bagian jalan rabat tersebut mulai retak membentang dari satu sisi ke sisi lainnya.

Bahkan, saat awak media mencoba kekuatan cor jalan rabat dibagian pinggir, sangat mudah pecah dengan injakan yang lemah.

Melihat fakta di lapangan, awak media melakukan konfirmasi dengan Kades Talangjali, Harun Priyanto, Senin kemarin, 31 Agustus 2020, melalui komunikasi via telepon seluler.

Menurut Kades Talangjali, Harun Priyanto, pekerjaan infrastruktur jalan tersebut masih dalam proses pekerjaan.

“Iya, pekerjaannya belum selesai. Masih dalam proses. Kalau volume pekerjaannya sejauh 1.185 m,” kata Harun.

Dijelaskan lebih lanjut, dalam hal pengerjaannya diserahkan pada Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD). “Untuk teknisnya ada di Balai Besar Provinsi Lampung, Pak.,” tutup Harun. (efri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com